Kompas.com - 22/10/2014, 08:56 WIB
Pasukan Peshmerga Kurdi tengah menghadapi pasukan ISIS di Provinsi Diyala, Irak. Sementara itu dikabarkan pada Senin (29/9/2014), pasukan ISIS semakin mendekati ibu kota Baghdad. SAFIN HAMED / AFPPasukan Peshmerga Kurdi tengah menghadapi pasukan ISIS di Provinsi Diyala, Irak. Sementara itu dikabarkan pada Senin (29/9/2014), pasukan ISIS semakin mendekati ibu kota Baghdad.
EditorErvan Hardoko
BAGHDAD, KOMPAS.com - Pemerintah Regional Kurdistan Irak segera mengirimkan pasukan Peshmerga untuk membantu warga Kurdi Suriah yang mempertahankan kota Kobani dari serangan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Kabar ini disampaikan sekretaris jenderal Kementerian Peshmerga Jabbar Yawar kepada wartawan di kota Erbil, Irak, Selasa (21/10/2014).

Yawar mengatakan pemerintah Kurdistan juga memasok para pejuang Kurdi di Kobani dengan persenjataan dan amunisi. Bantuan itu dikirim dengan tiga pesawat Hercules C-130 pada Senin (20/10).

Satu paket bantuan yang jatuh jauh dari lokasi pendaratan kemudian dihancurkan jet tempur AS agar tidak jatuh ke tangan pasukan ISIS.

Kepastian Peshmerga mengirim pasukannya ke Kobani muncul sehari setelah Turki memberi izin pasukan KUrdi Irak melintasi wilayahnya untuk mencapai kota Kobani.

Keputusan Turki ini mendapat dukungan dari AS dan NATO yang selama ini aktif memerangi ISIS lewat serangkaian serangan udara.

Pengiriman pasukan Peshmerga yang lebih terlatih ke kota Kobani bisa memberikan semangat tambahan untuk warga Kurdi Suriah, yang saat ini masih mengandalkan serangan udara AS dan bantuan udara setelah bertempur lebih dari satu bulan melawan ISIS.

"Saat kami melihat ISIS terus mengirimkan pasukannya ke Kobani maka kami menilai situasi di sana semakin serius," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Marie Harf.

Harf mengatakan pembicaraan antara AS dan Turki terus berlanjut untuk membahas cara terbaik bagi Turki dalam membantu koalisi pimpinan AS yang memerangi ISIS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.