Pelantikan Presiden Jokowi Mendapat Sorotan Media Malaysia

Kompas.com - 21/10/2014, 11:09 WIB
Presiden ke-7 RI Joko Widodo didampingi Iriana Joko Widodo bersalaman dengan Ibu Ani Susilo Bambang Yudhoyono saat keluar dari  Ruang Rapat Paripurna I, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (20/10/2014). Hari ini Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla, dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2014-2019. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESPresiden ke-7 RI Joko Widodo didampingi Iriana Joko Widodo bersalaman dengan Ibu Ani Susilo Bambang Yudhoyono saat keluar dari Ruang Rapat Paripurna I, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (20/10/2014). Hari ini Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla, dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2014-2019.
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia mendapat liputan luas dari media-media di Malaysia.

Selain memberitakan prosesi pelantikan di Gedung DPR, media-media setempat pada Selasa (21/10/2014) juga menyoroti profil lengkap Jokowi serta hasil pertemuannya dengan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak setelah acara pelantikan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara sepakat untuk mempererat hubungan dua negara serta menyelesaikan masalah yang timbul dengan secepat mungkin.

Media lokal Berita Harian menyoroti pidato pertama Presiden Jokowi yang berikrar akan bekerja keras untuk memajukan rakyat.

Harian Metro memuat gambar Presiden Jokowi mengacungkan kepalan tangan dan berkata "Kerja! Kerja! Kerja!", selain mengulas hasil pertemuannya dengan Najib.

Harian Kosmo mengangkat hasil pertemuan bilateral antara PM Malaysia dan Presiden Jokowi. Harian ini juga mengangkat profil Presiden ke-7 Indonesia itu dan menyebutnya sebagai anak tukang kayu yang berjiwa merakyat.

Sementara itu, Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia-Indonesia (Iswami) di Malaysia turut mengucapkan selamat atas pelantikan Jokowi-JK menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia untuk masa bakti 2014-2019.

"Kami percaya beliau akan memberikan perhatian penuh dalam rangka mengukuhkan hubungan dua negara bertetangga ini," kata Ketua Iswami Datuk Zulkefli Salleh di Kuala Lumpur, Malaysia.

Ketua Iswami di Malaysia ini memandang, kedua negara memiliki latar belakang pemimpin yang dinamis dan merakyat.

Baca tentang


Sumber Warta Kota
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X