Kompas.com - 20/10/2014, 14:45 WIB
EditorErvan Hardoko
ANKARA, KOMPAS.com - Militer AS menjatuhkan bantuan berupa senjata, amunisi dan obat-obatan untuk milisi Kurdi yang mempertahankan kota Kobani, Suriah dari serbuan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Ini adalah kali pertama AS menjatuhkan bantuan untuk milisi Kurdi sekaligus menandai meningkatnya upaya Washington untuk mendukung pemberontak Suriah menghadapi ISIS dan rezim Bashar al-Assad.

Milisi Kurdi sudah lebih dari satu bulan mempertahankan Kobani yang berada tepat di seberang perbatasan dengan Turki dari serbuan pasukan ISIS.

Tiga pesawat angkut Hercules C-130 menjatuhkan pasokan bantuan di kota Kobani, termasuk persenjataan berupa senapan ringan yang disediakan pemerintah Kurdi di Irak.

Seorang pejabat senior pemerintahan Barack Obama mengatakan ketiga pesawat angkut itu tidak mendapatkan ancaman tembakan dari darat ke udara. Ketiga pesawat angkut itu bahkan tidak mendapatkan pengawalan jet tempur dan berhasil keluar dari kawasan itu dengan selamat.

Pasokan bantuan itu dimaksudkan agar milisi Kurdi bisa melanjutkan perlawanan menghadapi ISIS yang mencoba merebut kota Kobani yang sangat strategis itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.