Kompas.com - 17/10/2014, 21:01 WIB
Firman Hidayat Silalahi (36), fans ISIS yang diamankan polisi saat berada di Polresta Depok dengan barang bukti bendera, Jumat (22/8/2014). Warta Kota/Budi Sam Law MalauFirman Hidayat Silalahi (36), fans ISIS yang diamankan polisi saat berada di Polresta Depok dengan barang bukti bendera, Jumat (22/8/2014).
EditorErvan Hardoko
KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Pemerintah Malaysia menyebut upaya koalisi pimpinan AS dalam memerangi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tidak efektif dan menyerukan kerja sama regional untuk mencegah ISIS memasuki Asia Tenggara.

"Serangan udara yang dilakukan AS dan sekutunya tampaknya belum efektif saat ini sehingga kita perlu mempertimbangkan pendekatan lain," kata Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein seperti dikutip harian The Star, Jumat (17/10/2014).

"Kita tidak dapat bekerja dalam isolasi. Kita harus bekerja sama dengan kawan-kawan dan para tetangga," tambah Hishammuddin.

Sambil menyebut negeri tetangganya, yaitu Indonesia, Filipina, dan Brunei, Hishammuddin mengatakan, Asia Tenggara memerlukan lebih banyak pertukaran info intelijen dan kerja sama lain untuk menghadapi ancaman ISIS.

Dalam kesempatan yang sama, Hishammuddin juga menyesali keraguan negara-negara Arab mengecam aksi brutal yang dilakukan ISIS.

Kekhawatiran muncul di Asia Tenggara terkait potensi ISIS menarik pengikut di kawasan ini. Sebelumnya, Pemerintah Malaysia menahan 14 orang yang diduga terkait dengan ISIS.

Mereka yang ditahan termasuk para pendukung ISIS yang menjadi perekrut warga Malaysia dan mengatur keberangkatan mereka ke Suriah untuk bertempur bersama ISIS.

Sepanjang tahun ini. Pemerintah Malaysia sudah menahan hampir 40 orang yang diduga terkait ISIS. Sementara itu, setidaknya 40 warga Malaysia diyakini sudah berada di Suriah saat ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.