Kompas.com - 17/10/2014, 15:29 WIB
EditorEgidius Patnistik
WASHINGTON, KOMPAS.com — Sebuah video yang dirilis hari Kamis (16/10/2014) menunjukkan seorang perawat AS yang terinfeksi ebola. Dalam video itu ia tampak jelas dan tersenyum. Perawat tersebut, Nina Pham, merupakan warga AS pertama yang terinfeksi ebola di AS.

Video berdurasi 56 detik itu, yang direkam di Texas Health Presbyterian Hospital Dallas, menunjukkan bahwa Pham sedang melakukan percakapan singkat dengan dokter yang merawatnya. "Datanglah ke Maryland," canda Pham dalam video tersebut.

Video di situs YouTube tersebut, yang direkam oleh dokter, juga menunjukkan seorang petugas kesehatan lain di ruangan itu, yang mengenakan masker lengkap dan sejumlah alat pelindung lainnya.

"Saya mencintai kalian," kata Pham emosional, saat dia menyeka air mata.

Menurut pihak rumah sakit, Pham meminta video itu di-posting.

Pham terlibat secara dekat dalam perawatan seorang pria Liberia, Thomas Eric Duncan, yang menjadi kasus ebola pertama yang didiagnosis di Amerika Serikat. Dia meninggal karena ebola pada 8 Oktober di rumah sakit di Texas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.