Kompas.com - 16/10/2014, 19:22 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorJosephus Primus


KOMPAS.com - Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menjadi ajang bagi tak hanya negara-negara Asia Tenggara memanfaatkan asas timbal balik di sektor perdagangan. Catatan ini disampaikan oleh Fabrice Carrasco, Managing Director Kantar Wordpanel (KWP), Indonesia, Vietnam, dan Filipina. "Kondisi ini memungkinkan para pemain global masuk ke Indonesia. Sebaliknya, para pemain lokal berkesempatan mengembangkan sayapnya ke luar negeri," katanya dalam diskusi terkait bisnis barang konsumen yang bergerak cepat (FMCG), hari ini.

FMCG sejatinya adalah produk-produk yang terjual ke konsumen secara cepat dengan harga relatif murah. Biasanya, FMCG adalah barang kebutuhan sehari-hari.

Catatan dari Moving Annual Total pada Juni 2014 menunjukkan pertumbuhan FMCG di Indonesia masih melaju di angka dua digit yakni 15 persen. Pertumbuhan kelas menengah di Indonesia juga relatif baik. Dari sekitar 250 juta penduduk Indonesia, 50,2 persennya berusia di bawah 29 tahun.

Potensi besar ini membuat produsen memasarkan produknya dengan berbagai cara. "Ada yang menggunakan cara konservatif. Ada juga yang menggunakan cata inovatif dan inspiratif,"imbuh General Manager KWP Indonesia Lim Soon Lee.

Yang juga menjadi pusat perhatian pada MEA adalah perkembangan media digital. Perkembangan ini membuat konsumen memunyai banyak pilihan. Catatan penting dalam diskusi itu menunjukkan pertumbuhan pengembangan perdagangan yang memanfaatkan dunia digital semakin menanjak.

Kendati demikian, media televisi masih menjadi pilihan utama produsen untuk meraih hati konsumen. Angkanya mencapai 65 persen dari total belanja iklan.

Hal penting lainnya adalah penggunaan media sosial sebagai sarana promosi dan perdagangan. Sejauh ini, di Indonesia, pertumbuhan itu makin kentara dengan besarnya pengguna media sosial hingga mencapai 68 juta orang, hingga kini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X