Kompas.com - 16/10/2014, 06:49 WIB
EditorFidel Ali Permana

NEW YORK, KOMPAS.com- Indeks Standard & Poor's 500 berhasil meminimalisir penurunan terbesar sejak 2011 pada akhir transaksi hari ini (15/10). Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks S&P 500 melorot 0,8% setelah sebelumnya anjlok hingga 3%.

Sebaliknya, indeks Russell 200 yang mengukur pergerakan saham-saham berkapitalisasi kecil melompat 1%.

Saham-saham berbasis finansial mengalami tekanan terbesar dalam indeks S&P 500 dengan penurunan sebesar 2%. Adapun pergerakan sejumlah saham yang turut mempengaruhi bursa AS antara lain: Intel Corp dan JPMorgan Chase & Co yang turun lebih dari 2,7%. Sementara, Wal Mart Stores Inc turun 3,6%, KeyCorp turun 5,8%, dan Bank of America Corp turun 4,7%.

Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi bursa AS. Pertama, data negatif penjualan ritel AS yang turun 0,3% pada September. Penurunan tersebut melampaui estimasi analis. Hal ini merefleksikan konsumen Negeri Paman Sam menahan aksi belanja. Kedua, data inflasi China mengalami perlambatan ke level terendahnya dalam lima tahun terakhir.

Ketiga, kecemasan akan penyebaran Ebola semakin meningkat dan mulai mempengaruhi psikologis investor.

"Saat ini pasar sudah mengalami mood yang buruk. Adanya data ritel yang negatif semakin memperburuk situasi," jelas Andrew Wilkinson, chief market analyst Interactive Brokers LLC.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber Kontan
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.