Kompas.com - 10/10/2014, 13:03 WIB
EditorErvan Hardoko
ANKARA, KOMPAS.com - Pemerintah AS, Kamis (9/10/2014), mendesak Turki agar bergabung dalam pertempuran melawan gerak maju pasukan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang kini sudah menguasai sebagian kota Kobani, Suriah.

Dalam pertempuran sengit yang menewaskan puluhan orang itu, seruan untuk digelarnya operasi militer darat untuk menyelamatkan Kobani yang kini hanya dipertahankan milisi Kurdi terus menguat.

Namun, setelah pembicaraan dengan salah satu pimpinan NATO Jens Stoltenberg, Menlu Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan Ankara tidak bisa diharapkan untuk bergerak sendirian.

"Sangat tidak realistis jika mengharapkan Turki akan menggelar sendiri serangan darat," kata Cavusoglu.

Kekecewaan muncul di Washington dan belahan dunia lain karena Ankara belum menggerakkan militernya yang terlatih dan memiliki perlengkapan bagus itu untuk memerangi ISIS.

"Tak perlu dipertanyakan lagi Turki berada dalam posisi terbaik untuk berkontribusi di kawasan termasuk menggelar operasi militer," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Jen Psaki.

Dua utusan khusus AS, jenderal purnawirawan John Allen dan utusan AS untuk Irak, Brett McGurk telah melakukan pertemuan dengan para pemimpin Turki di Ankara untuk meminta bantuan sekutu NATO mereka itu dalam upaya mengalahkan ISIS.

Washington menyatakan pekan depan pertemuan bersama militer AS dan Turki akan digelar di Ankara untuk membicarakan rencana aksi melawan ISIS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.