Kompas.com - 07/10/2014, 08:59 WIB
EditorEgidius Patnistik
WASHINGTON, KOMPAS.com — Negara-negara Arab dan sekutu lainnya telah melakukan sekitar 10 persen dari hampir 2.000 serangan udara terhadap kelompok militan Negara Islam di Irak dan Suriah atau ISIS sejak awal Agustus, kata sejumlah pejabat pertahanan AS, Senin (6/10/2014).

Jet-jet tempur AS telah melakukan 1.768 serangan udara sejak 8 Agustus, sementara pesawat tempur peserta koalisi lainnya telah melakukan sekitar 195 serangan udara terhadap posisi militan ISIS, kata pejabat pertahanan kepada AFP, yang mengutip penghitungan hingga hari Minggu.

Angka-angka itu, yang untuk pertama kalinya menjelaskan partisipasi para mitra koalisi yang berasal negara-negara Arab, mencerminkan peran dominan militer AS dalam serangan udara tersebut. Namun, para pejabat Pentagon berkeras bahwa peran para mitra Arab dan Eropa kemungkinan akan bertambah dari waktu ke waktu.

Negara-negara Arab yang terlibat dalam operasi di Suriah, yaitu Bahrain, Yordania, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, enggan untuk membocorkan rincian partisipasi mereka dalam serangan udara itu. Namun, bagi Washington dan Barat, kehadiran negara-negara Arab telah memberikan simbol penting dalam perang melawan kaum ekstremis ISIS itu.

Perancis, Belgia, Inggris, Denmark, Belanda, dan Australia telah mengerahkan pesawat untuk upaya di Irak itu, meskipun kehadiran mereka sejauh ini masih dalam skala kecil.

Hal-hal lainnya yang dikeluarkan sejumlah pejabat dan Komando Sentral AS menunjukkan peningkatan skala serangan udara, yang dimulai pada 8 Agustus di Irak dan diperluas ke Suriah pada 23 September.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.