Kompas.com - 03/10/2014, 03:42 WIB
EditorHindra Liauw

KOMPAS.com - Sekitar 100 orang di Texas, Amerika Serikat, diperiksa karena diduga terpajan Ebola, kata sejumlah pejabat kesehatan.

Pihak berwenang setempat menyusun satu daftar orang-orang yang "kemungkinan berhubungan" dengan Thomas Eric Duncan, warga Liberia yang didiagnosa terkena Ebola di Dallas Selasa (30/09) lalu.

Empat anggota keluarganya diperintahkan tetap di dalam rumah sementara diamati kemungkinan tanda-tanda penularan virus itu, kata para pejabat.

Duncan, yang diduga terkena penyakit itu di Liberia, dalam keadaan sakit parah di rumah sakit. Dia adalah pasien pertama Ebola yang didiagnosa di Amerika Serikat.

Di Afrika Barat, lebih 3.338 orang meninggal karena wabah terburuk dunia ini. Secara keseluruhan, terdapat 7.178 kasus orang yang dipastikan tertular Ebola. Negara dengan penderita paling banyak adalah di Sierra Leone, Liberia dan Guinea.

Organisasi amal Save the Children memperingatkan Ebola menyebar dalam "tingkat yang mengerikan," dengan jumlah kasus baru yang tercatat meningkat dua kali lipat setiap minggu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.