Kompas.com - 02/10/2014, 19:09 WIB
EditorErvan Hardoko
HONGKONG, KOMPAS.com - Ketegangan meningkat di Hongkong, Kamis (2/10/2014), setelah aparat kepolisian mulai mempersiapkan gas air mata dan peluru karet tak jauh dari pusat pemerintahan kota yang diduduki ribuan pengunjuk rasa pro-demokrasi.

"Saya khawatir polisi akan menggunakan kekerasan untuk membubarkan aksi ini nanti malam. Semuanya berdiskusi apa yang harus dilakukan selanjutnya," ujar Andrew Shum, salah seorang anggota Occupy Central, salah satu kelompok utama pengunjuk rasa.

Pemerintah kota menginginkan jalanan di sekitar pusat pemerintahan dibersihkan karena sekitar 3.000 orang pegawai negeri akan kembali bekerja setelah menjalani libur nasional selama dua hari.

Para pengunjuk rasa telah melumpuhkan pusat kota dengan aksi duduk massal, termasuk di luar gedung parlemen Hongkong. Pengunjuk rasa memberi tenggat waktu hingga tengah malam untuk pemimpin kota itu Leung Chun-ying atau menghadapi peningkatan aksi.

Pemerintah Beijing menyatakan tetap teguh menyokong pemerintah Hongkong dan mendukung kepolisian dalam mengatasi pengunjuk rasa yang sudah hampir lima hari menjalankan aksi mereka.

Selama beberapa hari terakhir puluhan ribu orang terlibat dalam aksi protes menuntut Beijing menjamin pemilihan langsung yang bebas dari intervensi pemerintah pusat di kota semi-otonom tersebut.

Bulan lalu, Beijing mengatakan warga Hongkong bisa memberikan suara untuk memilih pemimpin baru mereka pada 2017. Namun, para kandidat yang berlaga dalam pemilihan itu hanyalah para politisi yang loyal terhadap partai.

Keputusan inilah yang memicu unjuk rasa karena warga Hongkong menyebut Beijing sedang mempraktikkan sebuah demokrasi palsu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.