Kompas.com - 18/09/2014, 13:50 WIB
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.COM - Kepala Angkatan Pertahanan Australia, Marsekal Mark Binskin, memastikan jet tempur Australia akan menjadi bagian dari  aksi militer di Timur Tengah menumpas ISIS.

Marsekal Mark Binskin menolak misi yang akan melibatkan pasukan jet tempur Australia ini sebagai misi perang, lantaran sebutan itu menurutnya hanya akan memberi legitimasi kepada ISIS.

Oleh karena itu ia menilai misi ini sebagai misi menumpas terorisme atau kontra-terorisme yang menyerupai keterlibatan dalam pertempuran di medan perang.

Pasukan khusus Australia yang akan diterjunkan dalam misi di Irak ini akan mendapatkan tunjangan sesuai dengan status yang tercermin dalam penugasan tersebut.

Sebanyak dua ratus personel pasukan khusus yang sebagian besar terdiri dari pasukan elite komando Australia - telah dikerahkan dan saat ini sedang menunggu di Uni Emirat Arab menunggu perintah penerjunan pasukan  lebih lanjut.

Mereka akan berperan dalam memberikan nasihat dan membantu pasukan Irak dan dipastikan mereka juga akan dikirim "ke zona di luar markas" untuk membantu pasukan setempat melakukan pengintaian dan pengarahan sasaran pertempuran.

Marsekal  Binskin menekankan pasukan khusus Australia ini tidak akan melakukan operasi tempur independen.

Pada briefing di pangkalan RAAF Fairbairn di Canberra, dia mengatakan misi ini akan ditetapkan lebih lanjut setelah pertemuan dengan Dewan Keamanan PBB di New York pada tanggal 24 September, dan akan terus dievaluasi.

Namun pada tahap ini katanya Angkatan Pertahanan Australia siap untuk bertugas di Irak, sementara pertanyaan mengenai kemungkinan penugasan ke Suriah di masa mendatang masih akan didiskusikan dan dibahas terlebih dahulu.

Binskin juga mengatakan penangkapan sejumlah tersangka teroris di Sydney dan Brisbane pada hari ini membuktikan sekali lagi bahwa kelompok-kelompok teror ini memiliki jaringan global.

Menyadari kalau personel militer  telah menjadi sasaran serangan teroris di masa lalu, pangkalan militer di Australia saat ini sedang dievaluasi.

Marsda Binskin pekan lalu mengeluarkan peringatan kepada personel militer untuk waspada terhadap keamanan pribadi mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.