Kompas.com - 18/09/2014, 12:35 WIB
Lebih dari 40 kamera mengirimkan foto-foto penguin melalui internet. Australian Antarctic DivisionLebih dari 40 kamera mengirimkan foto-foto penguin melalui internet.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.COM - Ingin membantu melestarikan penguin, tetapi tak mau kedinginan di kutub selatan? Sekarang anda bisa membantu dengan cara menghitung jumlah pinguin, hanya dengan menggunakan komputer dan koneksi internet.

Lembaga Australian Antarctic Division (AAD), yang merupakan bagian dari departemen lingkungan hidup Australia, meminta bantuan masyarakat meneliti ribuan foto penguin, demi memahami perilaku berkembang biak penguin dan dampak hewan pemangsa.

Selain itu, penelitian ini bisa melihat bagaimana perubahan lingkungan dan aktivitas manusia mempengaruhi jumlah penguin.

Diharapkan, penelitian tersebut juga bisa menangkap tanda-tanda awal yang menunjukkan adanya masalah.

Staf lembaga yang bermarkas di Hobart, Tasmania, ini telah memfoto penguin-penguin di habitat mereka, dan ribuan foto itu sudah dipindai oleh peneliti di Oxford University, Inggris Raya.

Masyarakat yang berminat membantu upaya mempelajari penguin ini diminta untuk menunjuk penguin mana saja yang ada di foto-foto itu yang termasuk penguin dewasa, yang mana yang masih kecil, dan juga menunjuk telur penguin.

"Ada lebih dari 40 kamera di Antartika Timur, tersebar di tiga kawasan luas...," jelas Colin Southwell dari AAD.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Southwell menjelaskan lebih lanjut bahwa ajakan menghitung penguin ini diharapkan bisa ditanggapi oleh mereka yang bukan ilmuwan namun tertarik dengan pelestarian penguin.

Jenni Klaus adalah salah seorang sukarelawan penghitung penguin.

"Saya melihat ini di Twitter. Saya tertarik pada ilmu pengetahuan, tapi tidak punya gelar ilmu pasti," ceritanya,

"Ada anak-anak penguin lucu di sebagian foto-foto ini, dan saya tak bosan-bosannya melihat penguin."

Para peneliti berharap nantinya metode penghitungan sukarela ini juga bisa diterapkan untuk burung-burung laut lainnya di Antartika dan kutub utara.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.