Kompas.com - 17/09/2014, 15:42 WIB
Salah satu sudut sungai Han, Korea Selatan memperlihatkan jembatan kereta api Hangang yang melintas di atasnya. flickr/wikipediaSalah satu sudut sungai Han, Korea Selatan memperlihatkan jembatan kereta api Hangang yang melintas di atasnya.
EditorErvan Hardoko
SEOUL, KOMPAS.com — Marinir Korea Selatan menahan seorang pria AS, Selasa (16/9/2014) malam, yang merenangi sungai yang menuju ke Korea Utara. Kepada aparat yang menahannya, pria itu mengatakan bahwa dia hanya ingin bertemu Kim Jong Un.

Marinir Korea Selatan yang mengawasi Sungai Han, yang mengalir ke muara yang kemudian bertemu dengan Sungai Imjin di Korea Utara, menemukan seorang pria berbaring di tepian sungai itu.

Pria itu terlihat jelas sangat kelelahan sehabis berenang di sungai tersebut. Demikian kantor berita Yonhap mengutip seorang pejabat Pemerintah Korea Selatan.

Pria yang diyakini berusia awal 30-an itu kepada Pemerintah Korea Selatan mengatakan, dia ingin masuk ke Korea Utara karena ingin bertemu pemimpin negeri itu, Kim Jong Un.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan belum memberikan konfirmasi terkait insiden itu. Namun, seorang perwira Korea Selatan mengatakan, seorang pria AS dijemput jet militer demi menjalani pemeriksaan.

Kedutaan Besar AS di Seoul mengatakan sudah menjalin komunikasi dengan Pemerintah Korea Selatan, tetapi belum dapat memberikan banyak keterangan.

"Kami belum memiliki keterangan lengkap saat ini. Kami sudah menghubungi pihak berwenang Korea Selatan terkait laporan tersebut," kata juru bicara Kedubes AS, Nida Emmons.

Insiden ini muncul setelah seorang pemuda AS, Matthew Miler, ditahan di Korea Utara setelah memasuki negeri itu sebagai turis pada awal April.

Pada Minggu (14/9/2014), pengadilan Korea Utara menjatuhkan hukuman enam tahun kerja paksa karena Miller dianggap melakukan "tindakan melawan" negara Korea Utara.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.