Di Banglades, Pelaku Pernikahan Dini Dipenjara 2 Tahun

Kompas.com - 15/09/2014, 20:54 WIB
Ilustrasi pesta pernikahan India. wikipediaIlustrasi pesta pernikahan India.
EditorErvan Hardoko
DHAKA, KOMPAS.com - Pemerintah Banglades, Senin (15/9/2014), menyetujui undang-undang baru yang menjatuhkan hukuman penjara dua tahun bagi siapa pun yang menikahi perempuan di bawah usia 18 tahun.

Undang-undang baru ini diberlakukan beberapa hari setelah PBB mengeluarkan data yang menunjukkan dua pertiga perempuan Banglades menikah sebelum mencapai usia dewasa.

Undang-undang baru ini mengincar orangtua, wali, para pencatat pernikahan dan mempelai laki-laki yang terlibat dalam proses pernikahan dini. Sementara perempuan tidak akan dihukum jika menikahi pria di bawah umur.

"Siapa saja yang terlibat dalam pernikahan yang melibatkan anak-anak, termasuk mempelai pria, pencatat pernikahan atau wali bisa dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun," demikian sekretaris kabinet Musharraf Hossain Bhuiyan.

Sesuai undang-undang Banglades saat ini, usia pernikahan minimal adalah 18 tahun untuk perempuan dan 21 tahun untuk laki-laki. Bagi pelaku pernikahan anak-anak diancam hukuman kurungan selama tiga bulan. Namun, penegakan undang-undang ini sangat lemah.

Undang-undang baru ini menurut rencana akan resmi diundangkan dalam sesi sidang parlemen Banglades saat ini.

"Kami tak ingin memenjarakan warga. Tujuan undang-undang ini adalah untuk mencegah praktik buruk ini di kalangan masyarakat," lanjut Bhuiyan.

Sebuah laporan yang dirilis PBB pekan lalu menunjukkan angka pernikahan anak-anak di Banglades sangat tinggi dan membuat anak-anak perempuan itu berisiko menderita eksplotasi seksual dan kekerasan rumah tangga.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X