Ada Jalan Khusus bagi "Pecandu" Ponsel Pintar di Kota Chongqing

Kompas.com - 15/09/2014, 16:13 WIB
Pemerintah kota Chongqing, China menyediakan jalan khusus untuk pejalan kaki pecandu ponsel pintar agar tak mengganggu atau membayakan warga lainnya. MirrorPemerintah kota Chongqing, China menyediakan jalan khusus untuk pejalan kaki pecandu ponsel pintar agar tak mengganggu atau membayakan warga lainnya.
EditorErvan Hardoko
BEIJING, KOMPAS.com — Anda tentu pernah melihat pengguna ponsel pintar begitu terpaku pada layar ponsel mereka, bahkan saat mereka tengah berjalan kaki. Kebiasaan itu tentunya sangat berpotensi membahayakan diri mereka dan orang lain, terutama jika dilakukan di dekat jalan raya.

Nah, untuk mengurangi risiko bahaya bagi para "pecandu" ponsel pintar, kota Chongqing, China, menyediakan jalan khusus untuk para penggila ponsel itu. Pemerintah setempat menyediakan dua jalur jalan untuk para pejalan kaki tanpa ponsel dan jalur untuk pengguna ponsel. Kedua jalur ini dibatasi garis putih dan gambar ponsel.

Di ujung jalan itu, terpampang tulisan dalam bahasa Inggris dan China yang isinya berbunyi: "Trotoar khusus pengguna ponsel pertama di dunia".

Namun, jurnalis The New York Times di China, Chris Buckley, mengamati, meski sudah disediakan jalan khusus, masih banyak pengguna ponsel di Chongqing yang menggunakan jalan biasa sambil sibuk dengan ponsel mereka.

Ide seperti ini pernah dicoba di Washinghton DC bulan lalu. Di ibu kota AS itu, sebuah jalur trotoar dibagi dua. Lajur sebelah kiri ditulisi "Tidak menggunakan ponsel" dan di lajur kanan ditulis "Ponsel: Berjalan di sini risiko ditanggung sendiri".

Pembagian lajur di trotoar itu merupakan bagian dari acara stasiun televisi National Geographic, Mind Over Masses, yang mencoba mengupas kebiasaan manusia untuk mencari solusi masalah kehidupan sehari-hari.

Sayangnya, pengguna ponsel pintar malah tidak menggunakan jalan itu dan hanya mengambil fotonya. Sebagian dari mereka bahkan tak melihatnya sama sekali.

"Kecanduan" ponsel pintar menjadi masalah besar di China. Sebab, mereka kerap menggunakan ponsel mereka sembari berjalan sehingga menghalangi warga lain yang sedang terburu-buru.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X