HRW: Israel Lakukan Kejahatan Perang di Gaza

Kompas.com - 11/09/2014, 19:19 WIB
Satu keluarga Palestina menikmati kopi di tengah reruntuhan kediaman mereka di Beit Hanun, Jalur Gaza. Setelah Hamas dan Israel sepakat menghentikan tembak menembak suasana di Jalur Gaza kembali tenang yang membuat warga berani kembali ke kediaman mereka, meski sebagian besar sudah menjadi reruntuhan. MOHAMMED ABED / AFPSatu keluarga Palestina menikmati kopi di tengah reruntuhan kediaman mereka di Beit Hanun, Jalur Gaza. Setelah Hamas dan Israel sepakat menghentikan tembak menembak suasana di Jalur Gaza kembali tenang yang membuat warga berani kembali ke kediaman mereka, meski sebagian besar sudah menjadi reruntuhan.
EditorErvan Hardoko
JERUSALEM, KOMPAS.com - Organisasi HAM Human Right Watch (HRW) menuding Israel telah melakukan kejahatan perang dengan menyerang tiga sekolah PBB di Jalur Gaza dalam perang 50 hari melawan Hamas.

Organisasi yang berbasis di New York tersebut merilis laporan terbarunya pada Kamis (11/9/2014), yang digambarkan sebagai dokumen mendalam terkait konflik bersenjata yang diakhiri gencatan senjata pada 26 Agustus lalu.

"Tiga serangan Israel yang menghancurkan beberapa sekolah di Gaza yang menampung pengungsi mengakibatkan korban jiwa di antara warga sipil dan itu merupakan pelanggaran aturan perang," demikian HRW dalam

HRW mengatakan 45 orang, termasuk 17 anak-anak, tewas di dalam atau di dekat sekolah PBB yang sudah "ditandai" dalam serangan pada 24 Juli di Beit Hanoun.

Serangan lainnya terjadi di kamp pengungsi Jabalya pada 30 Juli dan pada 3 Agustus di Rafah, kedua tempat itu berada di wilayah selatan Jalur Gaza.

Pemerintah dan militer Israel belum memberikan komentarnya terkait laporan HRW terbaru ini. Namun, saat perang masih bergolak, Israel menolak laporan awal HRW yang juga menuding Israel melakukan kejahatan perang.

Israel menambahkan HRW seharusnya fokus terhadap Hamas yang membahayakan warga Palestina dengan menggunakan wilayah permukiman sebagai tempat untuk meluncurkan roket dan menyimpan persenjataan.

Selain menuduh Israel melakukan kejahatan perang, HRW juga menyatakan skeptis terkait lima investigasi kriminal yang digelar militer Israel terkait operasi militer di Jalur Gaza.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X