Israel Investigasi Kejahatan Prajuritnya dalam Perang Gaza

Kompas.com - 10/09/2014, 22:34 WIB
Inilah sebuah sekolah PBB di Beit Hanun, Jalur Gaza yang diserang Israel, Kamis (24/7/2014), yang menewaskan sedikitnya sembilan orang termasuk seorang bayi. AP PhotoInilah sebuah sekolah PBB di Beit Hanun, Jalur Gaza yang diserang Israel, Kamis (24/7/2014), yang menewaskan sedikitnya sembilan orang termasuk seorang bayi.
EditorErvan Hardoko
TEL AVIV, KOMPAS.com - Angkatan Darat Israel menggelar lima investigasi kriminal terkait sejumlah insiden yang melibatkan para tentara Israel selama konflik bersenjata di Jalur Gaza yang baru saja berakhir. Demikian seorang pejabat Israel mengatakan, Rabu (10/9/2014).

PBB dan sejumlah organisasi kemanusiaan internasional mengecam Israel terkait serangan militernya  yang menewaskan ribuan warga sipil Gaza. Secara total perang 50 hari itu menewaskan lebih dari 2.140 warga Palestina.

AD Israel memutuskan untuk menyelidiki lima kasus terlebih dahulu, sementara puluhan investigasi lain akan menyusul. Demikian seorang pejabat senior Israel yang tak mau disebutkan namanya.

Di antara kasus yang akan diinvestigasi adalah pengeboman sebuah sekolah PBB di Beit Hanun pada 24 Juli yang menurut tim medis menewaskan sedikitnya 15 orang. Kasus lain yang juga akan diselidiki adalah pengeboman pantai Gaza yang menewaskan empat orang bocah yang sedang bermain di tempat itu.

Kedua serangan itu mendapatkan kecaman keras baik dari PBB maupun Washington, meski AS tidak sepenuhnya menimpakan kesalahan terhadap Israel.

Insiden lain yang mulai diselidiki adalah pembunuhan seorang perempuan di wilayah selatan Gaza setelah pasukan Israel mengkordinasikan pemindahan perempuan itu dari zona pertempuran.

Insiden lain yang juga diselidiki adalah dugaan penyiksaan terhadap seorang tahanan dan pencurian uang yang dilakukan tentara Israel dari sebuah rumah warga Palestina.

Sejauh ini, militer Israel membatalkan penyelidikan dua kasus yaitu serangan udara yang menewaskan delapan orang anggota keluarga Al-Kaware pada 8 Juli dan serangan terhadap sebuah mobil yang dikabarkan menewaskan seorang pekerja media.

"Dalam sebuah konflik bersenjata, kematian warga sipil tak serta merta berarti ada kesalahan, sehingga saat kami menerima keluhan terkait insiden semacam ini...kami memerlukan sebuah pemahaman faktual komprehensif atas insiden itu sebelum memutuskan untuk menggelar investigasi kriminal," ujar pejabat itu.

Perang 50 hari antara Israel melawan Hamas menewaskan 2.143 orang yang 70 persennya adalah warga sipil. Sementara di pihak Israel 73 orang tewas dengan hanya enam korban warga sipil.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X