Sejumlah Penjara Direnovasi, Norwegia "Ekspor" Napi ke Belanda

Kompas.com - 09/09/2014, 23:02 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorErvan Hardoko
OSLO, KOMPAS.com - Pemerintah Norwegia sedang melakukan pembicaraan dengan Belanda untuk menyewa sejumlah penjara dan "mengekspor" beberapa narapidana ke Belanda sementara sejumlah penjara di negeri itu direnovasi.

Juru bicara Kementerian Kehakiman Norwegia Vidar Brein-Karlsen mengatakan sejumlah isu harus diselesaikan sebelum Norwegia bisa menyewa sel-sel penjara Belanda termasuk apakah para sipir Belanda juga akan menjaga para narapidana Norwegia itu.

Isu lain yang harus diselesaikan adalah frekuensi narapidana itu menerima kunjungan kunjungan keluarga dan kerabat yang tinggal di Norwegia.

"Awalnya, ini masalah kecil buat kami. Norwegia memiliki wilayah yang cukup luas dan terkadang narapidana asal wilayah selatan Norwegia dipenjara di wilayah utara," kata Brein-Karlsen.

"Jarak Oslo ke Belanda jauh lebih dekat. Dan Belanda sudah lama menyewakan penjaranya ke Belgia," tambah dia.

Di Norwegia saat ini terdapat 1.300 orang menunggu untuk menjalani masa hukuman penjara. Brein-Karlsen menambahkan pihaknya juga belum memutuskan narapidana untuk kejahatan seperti apa yang akan dititipkan di Belanda.

Namun satu hal yang pasti para narapidana berbahaya seperti Anders Behring Breivik yang membunuh 77 orang pada 2011 tidak termasuk mereka yang akan "diekspor" ke Belanda.

Langkah ini adalah bagian dari proyek renovasi besar-besaran sejumlah lembaha pemasyarakatan Norwegia yang menghabiskan biaya 698 juta dolar.



Sumber AP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X