Warga Muslim Israel Kini Bisa Naik Haji Lewat Udara

Kompas.com - 09/09/2014, 12:17 WIB
Manusia menyemut melakukan tawaf mengelilingi Kakbah, bangunan suci di Masjidil Haram, di Kota Mekkah, Arab Saudi, bagian dari kegiatan haji, 8 Oktober 2013. Lebih dari dua juta muslim tiba di kota suci ini untuk ibadah haji tahunan. AFP PHOTO / FAYEZ NURELDINEManusia menyemut melakukan tawaf mengelilingi Kakbah, bangunan suci di Masjidil Haram, di Kota Mekkah, Arab Saudi, bagian dari kegiatan haji, 8 Oktober 2013. Lebih dari dua juta muslim tiba di kota suci ini untuk ibadah haji tahunan.
EditorEgidius Patnistik
JERUSALEM, KOMPAS.com — Warga Muslim Israel yang hendak ke Mekkah untuk memenuhi kewajiban agamanya, yaitu melakukan ibadah haji setidaknya sekali seumur hidup, kini sudah bisa terbang dalam kelompok terorganisasi ke kota Arab Saudi terdekat, yaitu Jeddah, melalui ibu kota Jordania, Amman, ketimbang melakuan perjalanan darat dengan menggunakan bus.

Hingga saat ini, satu-satunya pengaturan bagi kelompok-kelompok terorganisasi Muslim Israel yang mau naik haji adalah lewat darat dengan menggunakan bus melalui Jordania.

Harian Israel, Haaretz, akhir pekan lalu melaporkan bahwa kelompok perdana yang terdiri dari 766 penumpang pesawat akan terbang dengan menggunakan penerbangan carter yang diselenggarakan Milad Aviation dari Ramle pada akhir September ini. Mereka akan menggunakan pesawat Royal Jordanian Airlines dan anak perusahaannya, Royal Wings. Perjalanan pergi-pulang itu bertarif sekitar 600 dollar AS atau sekitar Rp 7 juta.

"Serangkaian kontak dengan pihak berwenang Jordania dan Israel telah berlangsung selama sekitar tiga tahun, dalam rangka mengatur perjalanan bagi kaum beriman dari Israel ke Arab Saudi untuk pertama kalinya," kata Ibrahim Milad, pemilik dan CEO Milad Aviation. "Selama periode itu, saya mengunjungi Jordania sekitar 100 kali untuk mendapatkan semua persetujuan yang diperlukan."


Perusahaan Milad berencana untuk mengatur penerbangan sepanjang tahun, katanya, seraya menambahkan, sekitar 4.000 Muslim Israel setiap tahun melakukan ziarah ke Arab Saudi.

Pemerintah Jordania telah berusaha untuk meningkatkan kapasitas penerbangan mingguan antara Tel Aviv dan Amman dari saat ini 1.500 menjadi 1.700, tetapi Israel menolak permintaan tersebut. Banyak warga Israel telah menggunakan layanan Royal Jordanian melalui Amman untuk menyambung ke tujuan lain di seluruh dunia. Setelah pecahnya permusuhan antara Israel dan Hamas dan sekutunya di Gaza pada Juli lalu, Royal Jordanian menangguhkan layanan, tetapi penerbangan kemudian dilanjutkan. Maskapai penerbangan Israel, Arkia Airlines, juga terbang di rute Tel Aviv-Amman.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Haaretz
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Internasional
Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Internasional
Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Internasional
Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump 'Muka Dua'

[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump "Muka Dua"

Internasional
Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X