FBI Akan "Ciduk" 12 Kaki Tangan Eksekutor Jurnalis AS di Inggris

Kompas.com - 08/09/2014, 20:06 WIB
Wartawan AS James Foley dengan eskekutornya yang bertopeng. Foley telah hilang sejak dia ditangkap di Suriah pada November 2012. Namun sebuah video terbaru yang dirilis ISIS menunjukkan Foley dipenggal setelah Presiden Obama memerintahkan serangan udara terhadap posisi kelompok militan itu di Irak utara pada awal Agustus ini. YouTubeWartawan AS James Foley dengan eskekutornya yang bertopeng. Foley telah hilang sejak dia ditangkap di Suriah pada November 2012. Namun sebuah video terbaru yang dirilis ISIS menunjukkan Foley dipenggal setelah Presiden Obama memerintahkan serangan udara terhadap posisi kelompok militan itu di Irak utara pada awal Agustus ini.
EditorErvan Hardoko
LONDON, KOMPAS.com - Satuan polisi kontra-terorisme dalam waktu tak lama lagi akan menahan sedikitnya 12 orang yang diduga terkait dengan "John" anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang diyakini sebagai eksekutor dua jurnalis AS.

Sumber-sumber intelijen mengklaim sudah mengantongi identitas "John" dan dalam beberapa hari akan mengungkapkap identitas sang eksekutor sebenarnya.

Pemerintah Inggris dan AS diyakini telah mengetahui identitas "John" dan ketiga anggota ISIS lain yang juga asal Inggris dan kini tengah berupaya melacak jejak mereka sebelum sandera Inggris David Haines dieksekusi.

Sebelumnya, sejumlah sumber mengatakan sebuah tim elit FBI, yang datang ke Inggris bulan lalu, sudah semakin dekat dengan 12 orang yang diduga menjadi kaki tangan "John". Ke-12 orang ini diduga menyediakan uang dan kontak selain membantu "John" saat pergi ke Suriah.

Para tersangka ini semuanya adalah warga Inggris, termasuk sejumlah orang warga wilayah West Midlands, Inggris yang namanya sudah dikenal aparat kepolisian.

"Ini adalah sebuah upaya bersama untuk melacak jejak para pendukung sang eksekutor ISIS. Petunjuk yang kami miliki menuntun kami ke seluruh negeri," ujar seorang sumber intelijen AS.

"Kami 99,9 persen yakin siapa sebenarnya 'John' ini, namun kami harus bertindak hati-hati dan mendekati jaringannya di Inggris Raya," tambah sumber itu.

Pendekatan ini, lanjut sumber tersebut, cukup berguna dalam mengumpulkan berbagai bukti dan kemungkinan lokasi target di Suriah.

"Saya kira sebuah pengumuman resmi mengungkap identitas sang eksekutor akan dibuat dalam beberapa hari dan tinggal menunggu waktu saja hingga kami bisa menangkapnya," lanjut sumber itu.




Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X