Kompas.com - 06/09/2014, 18:49 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

SRINAGAR, KOMPAS.com - Lebih dari 200 orang di perbatasan Pakistan dan India dilaporkan tewas akibat banjir bandang yang disebabkan oleh hujan deras. Tentara dan petugas tanggap darurat dikerahkan untuk membantu menyelamatkan penduduk yang berada di wilayah bencana, Sabtu (6/9/2014).

Hujan deras yang terjadi terus menerus, setidaknya telah menewaskan 106 warga Pakistan dalam tiga hari terakhir ini. Tak hanya itu, bangunan dan rumah penduduk juga rusak akibat terjangan banjir. Pemerintah Pakistan telah menetapkan empat distrik sebagai wilayah yang paling parah terkena banjir.

Sementara di India utara dilaporkan, hujan deras dan banjir menyebabkan 100 orang meninggal membuat ribuan orang mengungsi.

Perdana Menteri Pakistan, Nawaz Sharif menggelar rapat pada hari ini dan memerintahkan agar penyelamatan penduduk dipercepat. Wilayah terparah yang terkena banjir adalah Provinsi Punjab, di mana korban tewas mencapai 55 orang dan 235 orang dilaporkan terluka. Sementara itu, 48 orang juga dilaporkan tewas di wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan.

Tiga tentara juga diberitakan tewas karena terkena tanah longsor pada Kamis pekan ini di wilayah yang berbatasan dengan India.

Pakistan saat ini menghadapi banjir monsoon yang paling parah dalam empat tahun terakhir. Pada tahun lalu, korban yang tewas akibat bencana ini mencapai 178 orang dan sekitar 1,5 juta orang lainnya terkena dampak banjir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.