Kisah Gadis Australia Menyamar Jadi Prajurit Pria Saat Perang Dunia I

Kompas.com - 05/09/2014, 11:02 WIB
Maud Butler yang menyamar jadi laki-laki karena ingin terjun ke medan perang. (Australian War Memorial: Robert Fletcher) Australian War Memorial/Robert FletcherMaud Butler yang menyamar jadi laki-laki karena ingin terjun ke medan perang. (Australian War Memorial: Robert Fletcher)
EditorEgidius Patnistik
CANBERRA, KOMPAS.COM — Pada masa Perang Dunia I, Australia digegerkan oleh seorang remaja perempuan yang begitu ingin turut perang, sampai-sampai ia nekat menyamar menjadi prajurit laki-laki dan menyelundup ke atas kapal tempur.

Dialah Maud Butler, yang saat melakukan tindakan nekat itu masih berusia 16 tahun. Dia saat ini menjadi obyek penelitan ahli sejarah bernama Profesor Victoria Haskins.

Butler berasal dari daerah bernama Kurri Kurri, negara bagian New South Wales. Meskipun pada akhirnya dia gagal sampai ke medan perang dengan menyamar menjadi laki-laki, kisahnya mengundang banyak perhatian dan dia sempat diwawancarai sejumlah surat kabar.

Saat diwawancarai setelah kembali ke Melbourne, hari Natal tahun 1915, Butler berkata bahwa dia sangat ingin membantu negaranya, "Namun, saya hanyalah seorang anak perempuan. Akhirnya, saya memutuskan melakukan sesuatu untuk diri saya sendiri."

Butler yang banyak akal berhasil membeli beberapa bagian seragam perang dan memotong rambutnya menjadi pendek hingga terlihat seperti laki-laki. Dia kemudian menyelinap ke atas kapal bernama Suevic, yang sedang berlabuh di Teluk Woolloomooloo.

Hari berikutnya, dia keluar dari tempat persembunyiannya, yaitu di dalam salah satu kapal sekoci, kemudian bermain kartu dengan prajurit lainnya. Tak ada yang curiga.

Namun, sehari sesudah itu, seorang prajurit curiga karena Butler tidak mengenakan sepatu boot yang seragam dengan yang lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebenarnya, saat itu pun dia masih bisa ikut ke medan perang meskipun tidak terdaftar sebagai prajurit, tetapi begitu diberi tahu bahwa dia harus menjalani pemeriksaan dokter, Butler pun mengaku bahwa dirinya perempuan.

Kapten kapal pun berkata bahwa Butler harus dikembalikan ke Australia secepat mungkin. "Saat itu, saya menangis untuk pertama kalinya..." cerita Butler.

Pada masa itu, belum banyak kesempatan bagi perempuan. Para wartawan berasumsi bahwa Butler ingin bertemu kakak laki-lakinya di Mesir, tetapi saat itu kakak laki-lakinya justru belum terdaftar.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.