Kompas.com - 29/08/2014, 09:11 WIB
EditorEgidius Patnistik
WASHINGTON, KOMPAS.COM - Presiden AS Barack Obama, Kamis (28/8/2014), bertemu dengan penasihat keamanan nasionalnya membahas langkah-langkah melawan kemajuan cepat militan Negara Islam atau ISIS di Irak dan Suriah.

Obama pekan lalu secara resmi memerintahkan pengintaian dari udara di Suriah timur, di mana Negara Islam menguasai wilayah yang luas, selain sebagian besar kawasan di Irak utara dan barat.

Obama sedang mempertimbangkan serangan udara terhadap militan di Suriah, namun Gedung Putih mengatakan Obama diperkirakan belum akan mengumumkan tindakan militer baru setelah rapat tersebut. Presiden dan para penasihatnya, termasuk menlu dan menteri pertahanan, kepala intelijen dan pemimpin militer utama, bertemu di Situation Room di Gedung Putih.

Mereka juga diperkirakan mempertimbangkan tanggapan Amerika atas keterlibatan Rusia di Ukraina yang semakin besar, di mana NATO mengatakan seribu tentara Rusia kini bertempur bersama pasukan separatis pro-Rusia di Ukraina timur.

Suriah mengatakan pekan ini akan menyambut baik bantuan Amerika dan Inggris dalam melawan militan Negara Islam di dalam wilayah Suriah, tetapi mesti berkoordinasi dengan Damaskus. Suriah juga mengatakan akan menanggapi serangan sepihak AS sebagai pelanggaran kawasan udaranya dan kemungkinan akan menembak jatuh pesawat tempur Amerika yang melakukan hal itu.

Amerika mengatakan tidak akan berkonsultasi dahulu dengan Suriah, karena Amerika berulang kali telah menyerukan pengunduran diri Presiden Bashar al-Assad, yang selama tiga tahun terakhir berjuang melawan pemberontak yang berusaha menggulingkannya.

Sementara itu, seorang laki-laki Amerika asal Somalia dilaporkan sebagai warga Amerika kedua yang tewas bertempur bersama gerilyawan di Suriah.

Stasiun TV KMSP di Minneapolis mengidentifikasi orang itu sebagai Abdirahman Muhumed, yang meninggalkan rumahnya di Minneapolis untuk bergabung dengan kelompok Negara Islam.

Stasiun TV itu mengatakan, menurut sumber-sumbernya, Muhumed tewas dalam pertempuran yang sama dimana warga A merika lainnya, Douglas McCain, usia 33 tahun, juga dari daerah Minneapolis, tewas di Suriah.  Kematiannya telah dikonfirmasi oleh Dewan Keamanan Nasional AS awal pekan ini.

Laporan tentang warga Amerika kedua yang tewas di Suriah mulai beredar di situs media sosial hari Rabu. Dewan Keamanan Nasional mengatakan Rabu malam bahwa mereka mengetahui laporan tersebut, tapi belum dapat mengkonfirmasi kebenarannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.