Kompas.com - 28/08/2014, 22:36 WIB
Tentara Irlandia yang tergabung dalam misi pengawas gencatan senjata PBB, UNDOF, sedang melakukan patroli di dataran tinggi Golan. JACK GUEZ / AFPTentara Irlandia yang tergabung dalam misi pengawas gencatan senjata PBB, UNDOF, sedang melakukan patroli di dataran tinggi Golan.
EditorErvan Hardoko
NEW YORK, KOMPAS.com — PBB memastikan sekelompok orang bersenjata telah menyandera 43 prajurit penjaga perdamaian PBB di Dataran Tinggi Golan, Kamis (28/8/2014). PBB menyatakan sedang berupaya keras untuk membebaskan para prajurit itu.

"Sebanyak 43 orang anggota pasukan penjaga perdamaian dari misi PBB untuk Pengawas Gencatan Senjata (UNDOF) disandera pagi ini oleh kelompok bersenjata di kota Quneitra," demikian pernyataan PBB.

Sebagai tambahan, 81 anggota pasukan penjaga perdamaian lain tidak bisa menempati posisi mereka di Ar Ruwayhinah dan Burayqah.

Sejauh ini, PBB belum merilis asal negara para anggota pasukan penjaga perdamaian itu. Namun, 1.200 anggota pasukan UNDOF terdiri dari enam negara, yaitu Fiji, India, Irlandia, Nepal, Belanda, dan Filipina.

PBB menambahkan, tahun lalu, pasukan penjaga perdamaian yang mengawasi gencatan senjata antara Israel dan Suriah dua kali disandera, tetapi akhirnya dibebaskan.

"PBB berusaha keras untuk menyelamatkan para penjaga perdamaian itu dan memulihkan kebebasan bergerak bagi pasukan PBB di kawasan itu," tambah PBB.

Israel menutup wilayah di sekitar pintu perbatasan Quneitra, pada Rabu (27/8/2014), setelah seorang perwiranya terluka akibat peluru nyasar dari pertempuran pemberontak Suriah yang menyerbu pintu perbatasan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.