Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/08/2014, 21:59 WIB
EditorErvan Hardoko
DEN HAAG, KOMPAS.com — Kepolisian Belanda menangkap dua orang pria dan seorang perempuan tersangka perekrut sukarelawan yang akan bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Demikian ungkap kepolisian Belanda, Kamis (28/8/2014).

"Seorang perempuan juga diamankan bersama pria yang ditahan di Jerman sebagai bagian dari sebauh investigasi panjang," demikian pernyataan kepolisian.

Ketiga orang itu semuanya berasal dari kota Den Haag dan dituduh memicu kebencian lewat media sosial dan merencanakan serangan teror.

"Dua tersangka pria diduga merekrut untuk bergabung dengan kelompok ekstremis di Suriah atau Irak serta merencanakan konspirasi untuk melakukan pembunuhan," lanjut kepolisian.

Kepolisian Belanda menambahkan, sebagai bagian dari operasi penangkapan itu, mereka menggerebek empat rumah yang dicurigai. Sementara itu, radio NOS menyatakan, pria dan wanita yang ditangkap di Jerman adalah pasangan suami istri.

NOS menambahkan, pria ini terlibat dalam aksi unjuk rasa di ibu kota Belanda pada Juli lalu di mana sejumlah pengunjuk rasa meneriakkan "kematian untuk Yahudi" dalam bahasa Arab dan mengibarkan bendera jihad.

"Sejauh ini, sembilan orang sudah ditahan terkait kasus ini sejak April 2013. Akan ada lebih banyak lagi penangkapan," tambah kepolisian.

Sebanyak 130 orang warga negara Belanda kini berperang di Irak dan Suriah. Sebanyak 30 orang kembali dari medan perang dan 14 lainnya tewas. Demikian catatan dinas intelijen Belanda, AIVD.

Sementara itu, badan kontraterorisme Belanda, NCTV, menyatakan, setidaknya seorang warga Belanda melakukan serangan bunuh diri di Suriah dan satu orang lagi di Irak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber AFP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.