Kompas.com - 28/08/2014, 16:43 WIB
EditorErvan Hardoko
KIEV, KOMPAS.com — Pemerintah Amerika Serikat, Kamis (28/8/2014), menuding Rusia "terlibat langsung" dalam konflik bersenjata di Ukraina timur setelah milisi pemberontak menguasai wilayah yang cukup besar dari pasukan pemerintah yang mundur.

"Jumlah tentara Rusia yang terlibat langsung pertempuran di Ukraina terus bertambah," kata Duta Besar AS untuk Kiev, Geoffrey Pyatt, lewat akun Twitter-nya.

"Rusia juga mengirimkan sistem pertahanan udara terbarunya, termasuk SA-22, ke dalam wilayah Ukraina timur dan kini terlibat aktif dalam pertempuran," tambah Pyatt.

Pernyataan serupa juga disampaikan PM Polandia Donald Tusk yang mengatakan intelijen NATO dan Polandia memiliki bukti bahwa pasukan reguler Rusia beroperasi di wilayah Ukraina.

Sementara itu, Presiden Perancis Francois Hollande memperingatkan jika pasukan Rusia diketahui berada di wilayah Ukraina, hal itu sangat tidak bisa diterima dan tak bisa ditoleransi.

Sebelumnya, pada Rabu (27/8/2014), Ukraina mengklaim satu batalyon pasukan Rusia sudah mendirikan markas militer dekat desa Pobeda, sekitar 50 kilometer sebelah tenggara Donetsk. Di sisi lain, seorang pemimpin pemberontak pro-Rusia mengakui pasukan Rusia bertempur bersama para milisi Ukraina.

"Banyak prajurit Rusia yang bergabung dengan kami mengatakan sedang berlibur dan mereka ingin masa liburannya digunakan untuk memperjuangkan kemerdekaan Donbass," kata Alexander Zakharchenko, Perdana Menteri Republik Rakyat Donetsk.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan, Kremlin tidak berminat untuk memecah belah Ukraina. Namun, dia mengatakan, Rusia akan mengirim lebih banyak bantuan untuk Ukraina dalam waktu dekat meski mendapatkan kecaman dari Kiev.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.