Polisi Periksa Kapal Raja Maroko, Pemerintah Spanyol Minta Maaf

Kompas.com - 26/08/2014, 18:02 WIB
Raja Maroko, Mohammed VI. AFPRaja Maroko, Mohammed VI.
EditorErvan Hardoko

RABAT, KOMPAS.com — Raja Maroko Mohammed VI menerima permintaan maaf dari Pemerintah Spanyol setelah kepolisian negeri itu mencoba naik ke atas perahu kerajaan terkait kasus obat-obatan terlarang dan penyelundupan manusia. Demikian dikabarkan harian The Telegraph, Senin (25/8/2014).

Para polisi Spanyol, yang berpatroli mencegah penyelundupan narkoba dan manusia, mendekati dua kapal motor dan tiga jet ski yang digunakan dalam sebuah pesta Kerajaan Maroko.

Polisi kemudian meminta identitas dan tujuan semua orang yang ada di atas kapal tersebut. Para polisi itu tidak mengetahui jika pemilik kapal itu adalah Raja Mohammed VI dan orang-orang dekatnya tengah menikmati liburan di wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, Ceuta.

Kontan saja kejadian tak diduga itu membuat Raja Mohammed VI murka. "Apakah kalian tidak tahu siapa saya?" kata Raja Mohammed menghardik para polisi itu.

"Tidak," kata para polisi itu sambil meminta Raja Mohammed melepas topi dan kacamata hitamnya agar bisa dikenali.

Segera setelah insiden itu, Pemerintah Maroko langsung menghubungi Raja Spanyol Felipe VI untuk mengajukan protes. Selanjutnya, Raja Felipe meminta Komandan Kepolisian Ceuta Kolonel Andres Lopez secara pribadi mengajukan permintaan maaf kepada Raja Mohammed.

Kerajaan Maroko dikabarkan menerima permintaan maaf itu dan mengatakan para polisi itu hanya menjalankan tugas. Meski demikian, sang Raja tetap masih memendam rasa kesal.
"Mereka tidak menunjukkan rasa hormat sama sekali kepada saya," kata Raja Mohammed.



Sumber Al Arabiya
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X