Seorang Koki Tewas Digigit Ular yang Dimasaknya

Kompas.com - 24/08/2014, 07:57 WIB
Ular kobra. wikipediaUlar kobra.
EditorErvan Hardoko
BEIJING, KOMPAS.com - Seorang koki asal kota Foshan, provinsi Guangdong, China tewas setelah digigit seekor ular kobra yang akan dimasaknya. Ironisnya, insiden itu terjadi 20 menit setelah sang koki memotong kepala ular itu hingga putus.

Peng Fan, nama koki itu, tengah mempersiapkan sebuam masakan spesial dengan bahan utama seekor ular kobra Indochina.

Dia kemudian memenggal kepala ular yang terkenal akan racunnya yang mematikan itu. Saat Peng Fan akan membuang kepala ular itu ke tempat sampah, kepala ular tersebut menggigitnya dan menyuntikkan racunnya yang sangat berbisa.

"Kami sedang berada di restoran sedang makan malam merayakan ulang tahun istri saya ketika kami mendengar kekacauan," kata seorang pengunjung restoran, Lin Sun (44).

"Kami tak tahu apa yang terjadi namun kami mendengar teriakan dari arah dapur restoran," tambah Lin Sun.

Lin Sung menambahkan, pihak rumah sakit kemudian menelepon dokter namun saat bantuan medis tiba Peng Fan sudah meninggal dunia. "Setelah kami mendengar kejadian itu kami tak melanjutkan makan malam," ujar Lin Sun.

Seorang juru bicara kepolisian mengakui kasus yang ditangani polisi ini terbilang kasus yang tak terbiasa. Namun, dipastikan kejadian ini tak lebih dari sebuah kecelakaan.

"Tak ada yang bisa dilakukan untuk korban. Hanya obat anti-racun yang bisa menyelamatkannya namun dia sudah terlanjut meninggal. Ini adalah sebuah kecelakaan yang tragis," kata juru bicara polisi.

Ular itu rencananya akan dibuat sup, yang merupakan makanan khas kawasan tersebut dan merupakan salah satu makanan favorit di sejumlah restoran kelas atas.

Pakar ular Yang Hong-chang, yang mempelajari ular kobra selama 40 tahun, mengatakan  reptil masih bisa dinyatakan hidup hingga satu jam sejak kehilangan sebagian atau seluruh bagian tubuhnya.

"Sangat mungkin kepala ular itu masih hidup dan menggigit tangan koki Peng Fan. Saat ular itu kehilangan kepalanya, secara fungsi tubuh ular itu sudah mati, namun masih ada sedikit gerak reflek dari bagian tubuh itu," ujar Yang.

"Artinya, ulat masih bisa menggigit dan menyuntikkan bisanya bahkan di saat kepala dan badan terpisah," tambah Yang.

 



Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X