Pemenggal Jurnalis AS adalah Seorang Pria Asal London

Kompas.com - 21/08/2014, 18:55 WIB
Wartawan AS James Foley dengan eskekutornya yang bertopeng. Foley telah hilang sejak dia ditangkap di Suriah pada November 2012. Namun sebuah video terbaru yang dirilis ISIS menunjukkan Foley dipenggal setelah Presiden Obama memerintahkan serangan udara terhadap posisi kelompok militan itu di Irak utara pada awal Agustus ini. YouTubeWartawan AS James Foley dengan eskekutornya yang bertopeng. Foley telah hilang sejak dia ditangkap di Suriah pada November 2012. Namun sebuah video terbaru yang dirilis ISIS menunjukkan Foley dipenggal setelah Presiden Obama memerintahkan serangan udara terhadap posisi kelompok militan itu di Irak utara pada awal Agustus ini.
EditorErvan Hardoko
LONDON, KOMPAS.com — Anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang memenggal jurnalis AS James Foley diidentifikasi bernama John, asal London, Inggris. Demikian dilaporkan harian The Guardian, Rabu (20/8/2014).

Nama John ini diperoleh dari seorang bekas sandera ISIS. Dia mengatakan, John bertugas menjadi penjaga para sandera asing yang ditahan di kota Raqqa, Suriah, yang merupakan basis terkuat ISIS.

Menurut The Guardian, John kemungkinan besar juga menjadi juru runding awal tahun ini dalam mediasi yang berujung pada pembebasan 11 sandera asing yang kemudian diserahkan kepada Pemerintah Turki sebelum dipulangkan.

Sementara itu, harian The Telegraph menggambarkan John sebagai seorang pria cerdas dan terpelajar serta sangat berkomitmen terhadap tujuan ISIS.

Sumber-sumber yang dikutip The Telegraph mengatakan, John dan tiga rekannya asal Inggris dijuluki sebagai "The Beatles". John dan ketiga kawannya itu memang diserahi tugas untuk menjaga para sandera asing.

Shiraz Maher, Pusat Studi Radikalisasi di King's College London, mengatakan lebih dari 500 warga Inggris yang bergabung dengan ISIS semakin berani dan arogan dalam beberapa bulan belakangan ini.

Maher menambahkan, pemenggalan James Foley itu membuktikan bahwa para anggota ISIS asal Inggris kini memiliki peran penting dan kemungkinan sedang menuju posisi senior dalam tubuh ISIS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepolisian Inggris sudah memiliki nama ratusan orang yang kini bergabung dengan ISIS dan kelompok-kelompok militan lainnya.

Beberapa di antara mereka tak tahan untuk menunjukkan keterlibatan mereka dengan ISIS lewat Twitter dan Facebook. Polisi kini berusaha memeriksa foto-foto mereka dalam rangka mencari pembunuh James Foley.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.