Kompas.com - 13/08/2014, 16:32 WIB
EditorErvan Hardoko
BERLIN, KOMPAS.com - Kanselir Jerman Angela Merkel, Rabu (13/8/2014), kembali memperingatkan kemungkinan pemutusan hubungan diplomatik dengan Rusia terkait krisis di Ukraina.

Kepada harian Saechsische Zeitung, Merkel mengatakan dia bekerja sangat keras untuk menjaga agar komunikasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin tetap terjaga, meski Uni Eropa meningkatkan level sanksinya terhadap Rusia bulan lalu.

"Namun, untuk sebuah hubungan yang konstruktif dibutuhkan lebih dari satu orang yang bekerja. Saya selalu menyerukan kerja sama konstruktif dengan Rusia dan akan terus melakukannya di masa depan," kata Merkel.

Merkel menambahkan, terdapat konsensus dasar bahwa bangsa Eropa menghormati integritas teritorial masing-masing negara dan tidak semena-mena mengubah garis perbatasan.

"Jika ada sebuah aneksasi, yang melanggar hukum internasional, yang kemudian mengancam kehidupan damai dan sejahtera yang kami jalani selama setengah abad ini, itulah sebabnya kami tak menerima perbuatan Rusia," ujar Merkel.

Merkel, yang lancar berbahasa Rusia, telah melakukan sejumlah pembicaraan telepon dengan Putin sejak krisis Ukraina merebak, mendesak agar Putin menghormati kedaulatan Ukraina.

Jerman, yang hubungan dagangnya dengan Rusia bernilai 120 juta dolar AS tahun lalu, sejak lama menentang pemberlakukan sanksi ekonomi luas terhadap Moskwa.

Namun, penembakan Malaysia Airlines MH17 oleh pemberontak Ukraina menggunakan misil buatan Rusia, membuat negara dengan ekonomi terkuat di Uni Eropa itu untuk mengadopsi tindakan yang lebih keras terhadap Rusia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.