Kepala Kepolisian Libya Tewas Ditembak

Kompas.com - 12/08/2014, 21:50 WIB
Para pejuang kelompok Ansar al-Sharia yang memproklamirkan negara Emirat Islam Benghazi, Libya timur. Al ArabiyaPara pejuang kelompok Ansar al-Sharia yang memproklamirkan negara Emirat Islam Benghazi, Libya timur.
EditorErvan Hardoko
TRIPOLI, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Libya Kolonel Mohammad al-Suissi tewas ditembak orang tak dikenal di pinggiran ibu kota Tripoli, Selasa (12/8/2014).

"Kolonel Al-Suissi dibunuh sekelompok orang bersenjata yang mengenakan topeng. Mereka juga menculik dua orang yang bersama Kolonel Al-Suissi," kata sumber keamanan Libya yang tak mau disebutkan namanya.

Al-Suissi baru saja menghadiri sebuah pertemuan dewan masyarakat Tajura di pinggiran Tripoli saat diserang dalam perjalanan pulang ke pusat kota.

Kantor berita Libya LANA membenarkan kabar serangan itu dan mengabarkan Kolonel Al-Suissi meninggal dunia tak lama setelah tiba di sebuah klinik tak jauh dari lokasi penembakan.

Sejauh ini belum ada satu kelompokpun yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan Kolonel Al-Suissi.

Sejak diktator Moammar Khadaffy jatuh pada 2011, pemerintahan sementara Libya gagal mengembalikan keteraturan dan keamanan di negeri itu sehingga anarki dan kekerasan semakin sering terjadi.

Pemerintah tak berhasil mencegah milisi-milisi bersenjata yang dibentuk para pemberontak yang ikut menumbangkan Khadaffy. Milisi-milisi bersenjata ini tersebar di berbagai lokasi di Libya.

Meski serangan terhadap para perwira militer dan kepolisian kerap terjadi di kota Benghazi, namun serangan semacam ini nyaris tak pernah terjadi di Tripoli.

Pembunuhan kepala kepolisian itu terjadi di saat bentrokan antarmilisi di ibu kota Libya tersebut yang berlangsung di bandara internasional kota itu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X