Kompas.com - 11/08/2014, 19:29 WIB
Sejumlah mobil nekat menerobos jalan yang tergenang di kota Tsu, Prefektur Mie akibat Taifun Halong yang membawa hujan lebat di wilayah baratdaya Jepang. JIJI PRESS / AFPSejumlah mobil nekat menerobos jalan yang tergenang di kota Tsu, Prefektur Mie akibat Taifun Halong yang membawa hujan lebat di wilayah baratdaya Jepang.
EditorErvan Hardoko
TOKYO, KOMPAS.com - Sedikitnya 10 orang tewas dan puluhan lainnya terluka setelah Taifun Halong menghantam kepulauan Jepang selama akhir pekan lalu.

Badan Meteorologi Jepang, Senin (11/8/2014), mengatakan badai kini bergerak melintasi Laut Jepang dan menuju ke wilayah timur jauh Rusia, setelah menghantam pulau Honshu, pulau terbesar dan terpadat di Jepang.

Meski sudah bergerak menuju Jepang, sisa-sisa badai itu masih "menghadiahi" Jepang hujan lebat sehingga masih menimbulkan potensi tanah longsor, banjir dan tornado.

Kepolisian Nasional Jepang memastikan bahwa bencana ini menewaskan setidaknya dua orang dan dua orang lainnya hilang. Namun, harian Nikkei mengatakan badai ini menyebabkan 10 orang tewas dan dua orang hilang.

Di antara korban tewas salah satunya adalah warga Iran yang jasadnya ditemukan di Ibaraki, timurlaut Tokyo. Sedangkan dua orang perempuan Jepang tewas di wilayah barat negeri itu. Demikian Nikkei.

Sementara itu, pasukan penjaga pantai melanjutkan pencarian seorang pria yang hilang karena terhantam badai saat tengah berselancar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X