Fidel Castro Teken Manifesto Internasional Dukungan untuk Palestina

Kompas.com - 10/08/2014, 04:59 WIB
Mantan pemimpin Kuba, Fidel Castro. AP PhotoMantan pemimpin Kuba, Fidel Castro.
EditorErvan Hardoko
HAVANA, KOMPAS.com - Mantan pemimpin Kuba Fidel Castro menandatangani sebuah manifesto internasional berisi dukungan untuk Palestina. Manifesto itu juga menuntut agar Israel menghormati resolusi PBB dan menarik mundur tentaranya dari Jalur Gaza, Tepi Barat dan Jerusalem timur.

Castro yang akan berusia 88 tahun pekan depan membubuhkan tanda tangannya menyusul para intelektual dan politisi untuk dokumen dengan  judul "Pembelaan untuk Palestina". Demikian harian resmi pemerintah Granma mengabarkan, Sabtu (9/8/2014).

Selain Castro beberapa nama besar seperti Presiden Bolivia Evo Morales, seniman dan pemenang Nobel asal Argentina Adolfo Perez Esquivel, penari asal Kuba Alicia Alonso dan penulis AS Alicia Walker juga ikut menandatangani manifesto itu.

Manifesto itu dipromosikan oleh "Jaringan Pertahanan Kemanusiaan", yang di dalamnya termasuk beberapa kelompok negara-negara Amerika Latin.

Kelompok ini meminta kepada pemerintahan di seluruh dunia untuk mendesak Israel menghormati Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 242, yang diterbitkan setelah Perang Enam Hari pada 1967 usai.

Resolusi itu menyerukan agar Israel menarik mundur pasukannya dari wilayah yang direbutnya dalam Perang Enam Hari. Wilayah-wilayah itu termasuk Jalur Gaza, Tepi Barat dan Jerusalem timur.

Dalam beberapa pekan terakhir ini, Amerika Latin menjadi "medan perang" utama gelombang kecaman terhadap serangan Israel ke Jalur Gaza. Negara-negara Amerika Latin juga menawarkan dukungan tanpa syarat untuk warga Palestina.

Brasil, Chile, Ekuador, Peru dan El Salvador sudah memanggil para duta besarnya di Israel untuk konsultasi. Sementara Bolivia menempatkan Israel ke dalam daftar "negara-negara teroris.

Kembali ke Fidel Castro, pemimpin Revolusi Kuba itu menuduh Israel tengah membentuk sebuah "bentuk baru fasisme" melalui operasi militer yang mematikan itu. Konflik yang sudah berlangsung selama satu bulan itu sudah menewaskan 1.913 warga Palestina dan 67 warga Israel.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Internasional
Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Internasional
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Internasional
Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X