Kompas.com - 09/08/2014, 23:33 WIB
EditorErvan Hardoko
KAIRO, KOMPAS.com - Sebuah pengadilan Mesir, Sabtu (9/8/2014), membubarkan Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP), sayap politik Ikwanul Muslimin yang sudah terlebih dahulu diberangus pemerintah.

Keputusan pengadilan ini menjadi pukulan telak terbaru bagi gerakan Islam tertua Mesir itu, sejak tergulingnya Muhammad Mursi dari kursi kepresidenan.

Pada September tahun lalu, pengadilan memutuskan Ikhwanul Muslimin menjadi organisasi terlarang. Namun, saat itu pengadilan tidak menyebut sayap politik Ikhwanul sehingga peluang FJP untuk ikut dalam pemilu parlemen pada akhir tahun ini sangat terbuka.

Namun, pengadilan tinggi tata usaha Mesir kemudian memutuskan FJP untuk dibubarkan dan seluruh asetnya akan disita negara. Keputusan pengadilan ini adalah keputusan final sehingga FJP tidak bisa mengajukan banding.

Ikhwanul Muslimin, salah satu gerakan paling terorganisasi dan sukses di Mesir, telah kehilangan ratusan kadernya yang tewas dalam bentrok dengan aparat keamanan Mesir tahun lalu.  Tak hanya itu, ribuan kader Ikhwanul juga ditahan sejak Presiden Abdul Fattah al-Sisi, yang tahun lalu adalah Panglima Militer Mesir, menggulingkan Mohammad Mursi 13 bulan lalu.

Mursi, yang berkuasa di Mesir selama satu tahun, bersama sejumlah petinggi Ikhwanul Muslimin kini tengah menjalani sidang di pengadilan. Sedangkan ratusan kader Ikhwanul Muslimin dijatuhi hukuman mati setelah menjalani sidang pengadilan.

Al-Sisi, yang memenangkan pemilihan presiden pada Mei lalu, saat berkampanye berjanji tidak akan membiarkan Ikhwanul Muslimin kembali eksis selama dirinya menjadi pemimpin Mesir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.