Disesalkan, Vandalisme di Gunung Fuji Bertuliskan "Indonesia"

Kompas.com - 07/08/2014, 18:03 WIB
Repro Shizuoka Shimbun Grafiti bertuliskan Indonesia warna oranye di Gunung Fuji, Jepang yang ditayangkan Shizuoka Shimbun. Repro foto oleh Richard Susilo.


TOKYO, KOMPAS.com
 — Pendaki tak bertanggung jawab melakukan aksi vandalisme di Gunung Fuji, Jepang, dengan membuat coretan di batu-batu besar bertuliskan "Indonesia". Tindakan tersebut disesalkan meskipun tidak ada bukti apakah pelakunya pendaki asal Indonesia atau bukan.

Seorang pejabat Direktorat Jenderal Kebudayaan Jepang menyatakan, coretan bertuliskan "Indonesia" ditemukan di tiga lokasi pada batu besar di Gunung Fuji pada Rabu (6/8/2014) oleh para pendaki gunung di sana.

"Kita tahu itu tempat yang indah, tempat alam, dan kami menganggapnya sebagai tempat suci pula. Kejadian ini sangatlah disayangkan. Padahal, selama ini belum pernah kami temukan seperti ini," papar Masatomo Sato, seorang pejabat di Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kamis (7/8/2014).

Terlebih lagi, Gunung Fuji baru saja mendapat predikat sebagai tempat Warisan Budaya (World Heritage) dari UNESCO pada 22 Juni 2013.

Menurut dia, setelah ditemukan hal itu dan segera mendapat laporan adanya tulisan tersebut, pihaknya meminta pengelola Gunung Fuji itu, kantor teknik sipil yang ada di Provinsi Yamanashi tersebut, untuk segera menghapus semua tulisan tersebut.

"Selambatnya 8 Agustus sudah harus terhapus dan mudah-mudahan bisa bersih terhapus. Kita masih belum tahu hal itu," katanya.

Gunung Fuji, biasa disebut Fujiyama, adalah gunung berapi yang masih aktif berketinggian 3.776,24 meter. Grafiti ditemukan di tiga tempat jejak 3.500 meter di atas permukaan laut dekat muara Gunung Fuji, pada jejak jalan (trail) Fujinomiya.

UNESCO telah mengakui Gunung Fuji sebagai warisan budaya dunia untuk 25 lokasi, termasuk gunung itu sendiri, kuil Fujisan Hongu Sengen Taisha dan enam kuil lainnya, dua rumah penginapan, Danau Yamanaka, Danau Kawaguchi, delapan tempat pemandian air panas Oshino Hakkai, dua cekungan lava, sisa-sisa kultus Fuji-Ko di Goa Hitoana, air terjun Shiraito, dan jajaran pohon pinus Miho no Matsubara. (Richard Susilo)



EditorTri Wahono

Terkini Lainnya

Kisah Pengembangan dan Kiprah Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Kisah Pengembangan dan Kiprah Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Internasional
Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Internasional
Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Internasional
Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

Internasional
YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Internasional
PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

Internasional
Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Internasional
Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Internasional
Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Internasional
Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Internasional
Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Internasional
Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Internasional
Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Internasional
Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Internasional

Close Ads X