Inggris Bawa 110 Warganya Keluar dari Libya

Kompas.com - 04/08/2014, 13:36 WIB
Para pejuang kelompok Ansar al-Sharia yang memproklamirkan negara Emirat Islam Benghazi, Libya timur. Al ArabiyaPara pejuang kelompok Ansar al-Sharia yang memproklamirkan negara Emirat Islam Benghazi, Libya timur.
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Inggris membawa 110 warganya keluar dari Libya yang tengah terlanda perang saudara kembali. Warta Reuters pada Senin (4/8/2014), para warga tersebut diangkut menggunakan kapal perang HMS Enterprise. Saat ini, kapal perang itu sudah merapat di Malta.

Duta Besar Inggris untuk Libaya Michael Aron mengatakan melalui Twitter dari jumlah warga tersebut ada 30 orang anak-anak, 12 bayi, 4 perempuan hamil, dan 1 orang berusia lanjut. Äda juga warga yang tengah mengalami sakit,"katanya.

Inggris, menurut Aron, membawa pulang seluruh warganya dari Libya lantaran makin memburuknya situasi di negara Afrika Utara tersebut. Pertempuran makin marak di Tripoli dan Benghazi. Pasukan pemerintah berhadapan dengan mantan kelompok bersenjata. Kedua pihak, sejatinya, sama-sama berjuang menumbangkan rezim Moammar Khadafy pada 2011 silam.

Kelompok perlawanan bergabung dengan brigade tempur bersenjata dari Misrata dan Zintan menghabiskan waktu tiga minggu untuk menguasai Bandar Udara Tripoli. Pada pertempuran kemarin, Minggu (3/8/2014), 20 orang tewas.

Pada pekan lalu, Inggris melalui Kantor Kementerian Luar Negeri sudah mengumumkan bahwa Kedutaan Besar Inggris di Libya pindah ke Tunisia. Sebelum Inggris, Kedubes AS, PBB, dan negara-negara Eropa lainnya sudah memindahkan staf mereka dari Libya.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X