Kompas.com - 04/08/2014, 07:42 WIB
Israel membantah melakukan serangan ke sekolah di Rafah. ReutersIsrael membantah melakukan serangan ke sekolah di Rafah.
EditorEgidius Patnistik
NEW YORK, KOMPAS.com — Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan, serangan ke dekat sebuah sekolah PBB di Gaza sebagai "kebiadaban moral" dan "tindakan kriminal".

Ban mengatakan, pelanggaran terang-terangan atas hukum internasional itu berarti mereka yang melakukannya akan dituntut pertanggungjawaban. "Kegilaan ini harus dihentikan," tegas Ban dalam pernyataannya.

Serangan di Rafah itu mengenai gerbang masuk sekolah, yang menjadi tempat penampungan ribuan warga Palestina yang mengungsi dari perang Israel-Hamas.

Israel sudah membantah menyerang sekolah itu, tetapi mengatakan ada pertempuran di sekitar sekolah.

Juru bicara Pemerintah Israel, Mark Regev, mengatakan, jika militan Hamas membuat sekolah menjadi kawasan perang maka mereka yang harus dimintai pertanggungjawaban.

Kementrian Kesehatan Gaza mengatakan, sedikitnya 30 orang tewas pada Minggu, 3 Agustus. Sementara militan Hamas terus menembakkan roket ke wilayah Israel.

Sejak Israel melancarkan operasi militer pada 8 Juli lalu, sekitar 1.750 warga Palestina tewas—sebagian besar warga sipil—dengan lebih dari 9.000 orang cedera.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di kubu Israel, 66 orang tewas, termasuk Letnan Dua Hadar Goldin yang sudah dikukuhkan tewas setelah diculik militan pada Jumat, 1 Agustus.

Seorang juru bicara militer Israel, Letkol Peter Lerner, mengatakan, misi akan diteruskan dengan operasi pasukan darat.

Laporan-laporan menyebutkan, mereka mendekati tercapainya tujuan utama untuk menghancurkan terowongan bawah tanah yang digunakan militan Hamas untuk menyerang Israel.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.