Kompas.com - 01/08/2014, 09:20 WIB
EditorEgidius Patnistik
YERUSALEM, KOMPAS.COM — Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata kemanusiaan selama 72 jam di Gaza, mulai hari Jumat (1/8/2014). Kesepakatan ini diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry dan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon.

Gencatan senjata diterapkan setelah berlangsung pertempuran selama 3,5 pekan yang menewaskan lebih dari 1.400 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, dan puluhan ribu orang lainnya mengungsi.

Korban di pihak Israel 58 orang, hampir semuanya tentara.

Israel mendapat kecaman keras atas tindakan mereka mengatasi penembakan roket oleh Hamas yang berujung dengan banyaknya korban tewas di pihak Palestina.

Amerika Serikat menyatakan operasi militer Israel di Gaza telah membunuh dan melukai terlalu banyak warga sipil Palestina.

Seorang juru bicara mengatakan, Israel harus berusaha lebih keras dalam usaha melindungi warga sipil.

Gedung Putih menyatakan penembakan Israel terhadap sekolah PBB, yang dipakai sebagai tempat berlindung warga sipil Palestina, sangat tidak bisa dibela dan tidak bisa diterima.

Amerika adalah sekutu terdekat Israel dan memasok sebagian besar senjata yang digunakan di Gaza.

Sebelumnya, pada sebuah pertemuan Dewan Keamanan, pejabat senior PBB untuk masalah kemanusiaan mendesak pemberian bantuan untuk Gaza.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.