Kompas.com - 31/07/2014, 16:41 WIB
Jumlah perokok di Jepang menurun setelah pemerintah menaikkan pajak penjualan sejumlah barang termasuk rokok. AFPJumlah perokok di Jepang menurun setelah pemerintah menaikkan pajak penjualan sejumlah barang termasuk rokok.
EditorErvan Hardoko
TOKYO, KOMPAS.com — Jumlah perokok di Jepang untuk pertama kalinya menurun 20 persen. Menurut sebuah survei, penurunan jumlah perokok itu diakibatkan naiknya harga rokok.

Jumlah perokok di Jepang menurut survei yang digelar Japan Tobacco dan dirilis pada Rabu (30/7/2014), mencapai 20,6 juta orang. Sebanyak 30,3 persennya adalah pria dewasa dan 9,8 persen adalah perempuan dewasa.

Jumlah keseluruhan para perokok Jepang ini hampir sama dengan jumlah perokok di Amerika Serikat yang menurut Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) mencapai sekitar 18,1 juta jiwa.

Survei jumlah perokok itu digelar sebulan setelah Pemerintah Jepang menaikkan pajak penjualan untuk pertama kalinya selama 17 tahun terakhir. Langkah ini langsung mendongkrak harga jual rokok, alkohol, dan beberapa kebutuhan harian lainnya.

Selain harga yang melambung, Japan Tobacco mengatakan, warga berusia tua yang terus bertambah juga memainkan peran penting semakin menurunnya jumlah perokok di Jepang. Hal lain yang menurunkan jumlah perokok adalah kampanye kesehatan yang masif dan larangan merokok di banyak tempat.

Banyak restoran di Jepang yang masih mengizinkan pelanggannya merokok, dan jumlah restoran yang melarang atau setidaknya menyediakan ruangan khusus perokok semakin bertambah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.