Kompas.com - 31/07/2014, 13:12 WIB
EditorEgidius Patnistik
JERUSALEM, KOMPAS.com — Israel memobilisasi 16.000 pasukan cadangan tambahan sehingga total jumlah mereka menjadi 86.000 orang, saat operasi militer di Jalur Gaza terus berlanjut, kata seorang juru bicara militer negara itu, Kamis (31/7/2014).

"Militer telah mengeluarkan perintah mobilisasi tambahan 16.000 orang sehingga memungkinkan pasukan di lapangan beristirahat. Dengan demikian, jumlah pasukan cadangan menjadi 86.000 orang," kata juru bicara itu.

Kabinet keamanan Israel, yang mengadakan pertemuan selama lima jam pada hari Rabu, dengan suara bulat memutuskan untuk melancarkan serangan terhadap "sasaran-sasaran yang terkait dengan teroris" Hamas dan sejumlah operasi lainnya untuk menghancurkan sebuah jaringan terowongan yang digunakan gerakan Islam itu di antara Gaza dan Israel, kata radio publik.

Sebuah pertemuan lain kabinet itu, yang terdiri dari delapan orang menteri, akan diadakan pada Kamis sore, tambah radio tersebut.

Radio itu mengutip Mayor Jenderal Sami Turgeman, pejabat senior wilayah Gaza, yang mengatakan bahwa penghancuran terowongan militan yang tersisa dapat selesai sepenuhnya "dalam beberapa hari".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.