Kompas.com - 31/07/2014, 10:35 WIB
EditorEgidius Patnistik
WASHINGTON, KOMPAS.COM — Amerika Serikat (AS), Rabu (30/7/2014), memastikan, pihaknya telah memasok lagi persediaan amunisi buat Israel. Kepastian tersebut terungkap beberapa jam setelah AS mengeluarkan kecaman keras atas serangan Israel terhadap sebuah sekolah PBB di Gaza.

Militer Israel meminta tambahan amunisi guna mengisi kembali persediaannya yang berkurang pada 20 Juli, kata Pentagon. Departemen Pertahanan AS menyetujui penjualan itu tiga hari kemudian.

"Amerika Serikat punya komitmen terhadap keamanan Israel, dan sangat penting bagi kepentingan nasional AS untuk membantu Israel mengembangkan dan mempertahankan kemampuan pertahanan diri yang kuat dan siaga," kata Juru Bicara Pentagon, Laksamana John Kirby, dalam sebuah pernyataan. "Penjualan (alat-alat) pertahanan itu konsisten dengan tujuan tersebut."

Persediaan Amunisi Cadangan Perang Israel (WRSA-I) diperkirakan bernilai satu miliar dollar AS.

Keputusan memberikan amunisi kepada Israel bisa menyulut kontroversi. Keputusan itu terungkap beberapa saat setelah Washington menyatakan kekhawatiran tentang kematian lebih dari 1.300 warga Palestina, kebanyakan warga sipil, sejak operasi militer Israel di Gaza dimulai pada 8 Juli.

Kirby mengatakan, Kepala Pentagon Chuck Hagel telah mengemukakan kepada Israel bahwa Amerika Serikat prihatin dengan konsekuensi mematikan dari konflik yang sedang berlangsung itu, dan menyerukan gencatan senjata serta mengakhiri permusuhan. Dalam sebuah percakapan telepon dengan Menteri Pertahanan Israel Moshe Yaalon, Hagel menyatakan "keprihatinan Amerika Serikat terkait meningkatnya jumlah kematian warga sipil Palestina dan hilangnya nyawa warga Israel, serta situasi kemanusiaan yang memburuk di Gaza."

Hagel "menekankan perlunya gencatan senjata kemanusiaan yang mengakhiri permusuhan dan mengarah ke penghentian permanen permusuhan," tambah Kirby.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.