Kompas.com - 30/07/2014, 04:45 WIB
EditorHindra Liauw

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengumumkan sanksi ekonomi baru terhadap Rusia. Ia mengatakan, langkah ini akan "memperlemah ekonomi Rusia yang sudah lemah".

Dia mengatakan aksi terkoordinasi AS dan Uni Eropa akan "semakin merusak" ekonomi Rusia.

Pembatasan baru di antaranya adalah melarang warga Amerika atau orang di AS untuk melakukan kegiatan perbankan dengan tiga bank Rusia.

Langkah ini bertujuan meningkatkan biaya yang harus dikeluarkan Rusia karena terus mendukung pemberontak pendukung Rusia di Ukraina timur.

Moskow menyangkal tuduhan Uni Eropa dan AS bahwa Rusia memasok senjata berat kepada pemberontak.

Berbicara di Gedung Putih, Obama mengatakan, AS memperluas sanksi dengan menargetkan sektor kunci ekonomi Rusia seperti energi, persenjataan, dan keuangan.

"Jika Rusia terus melanjutkan kebijakannya saat ini, biaya yang harus dikeluarkan Rusia akan terus meningkat," kata Obama.

Kementerian Keuangan AS menyatakan bank-bank yang dijadikan sasaran pada tahapan sanksi ini adalah VTB, the Russian Agriculture Bank (Rosselkhozbank), dan the Bank of Moscow.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.