Kompas.com - 29/07/2014, 16:38 WIB
EditorErvan Hardoko
TOKYO, KOMPAS.com — Seorang pelajar perempuan Jepang berusia 16 mengaku telah memutilasi teman sekelasnya karena ingin "membedah" seseorang. Demikian keterangan kepolisian Jepang, Selasa (29/7/2014).

Remaja perempuan, yang namanya tak disebutkan karena masih di bawah umur, itu ditahan pada Minggu (27/7/2014), terkait pembunuhan seorang pelajar perempuan berusia 15 tahun. Polisi menahan remaja ini setelah menemukan potongan tubuh manusia di atas tempat tidur di kediaman tersangka.

"Tersangka mengaku mencekik korban hingga tewas sebelum memutilasi kepala dan tangan kiri korban menggunakan beberapa alat dan sesuatu semacam kawat," demikian pernyataan kepolisian.

"Jasad korban ditemukan dalam kondisi termutilasi, dengan tangan kirinya dalam kondisi putus," lanjut polisi sambil menambahkan bahwa pembunuhan itu kemungkinan berlangsung pada Sabtu malam.

Polisi melanjutkan, kedua pelajar perempuan ini merupakan murid di sebuah SMA yang sama di Sasebo, sebuah kota di wilayah barat daya Jepang.

Dalam penyelidikannya, polisi menemukan beberapa alat yang diduga kuat digunakan dalam aksi pembunuhan itu, seperti palu dan gergaji, di kediaman tersangka. Demikian dikabarkan harian Yomiuri Shimbun.

Tersangka tinggal sendiri di sebuah apartemen setelah ibunya meninggal dunia akibat kanker tahun lalu. Namun, ayah dan ibu tirinya tinggal di kota yang sama.

"Saya ingin membunuh seseorang. Saya membeli semua peralatan itu sendiri," kata tersangka kepada polisi seperti dikutip Yomiuri Shimbun.

Sementara harian Sports Nippon mengabarkan, tersangka mengaku kepada polisi bahwa dia ingin "membedah" seseorang. Polisi memang menemukan jasad korban dalam kondisi perut terbuka.

Namun, polisi belum memberikan komentar terkait kabar yang dimuat sejumlah media. Polisi menegaskan masih melakukan investigasi terkait motif di belakang kejahatan keji itu.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.