Hamas Tembaki Israel Lagi

Kompas.com - 27/07/2014, 04:31 WIB
Seorang dokter di RS Kamal Adwan, Beit Lahia, Jalur Gaza tengah sibuk menangani seorang anak perempuan yang terluka akibat serangan Israel pada 22 Juli lalu. MARCO LONGARI / AFPSeorang dokter di RS Kamal Adwan, Beit Lahia, Jalur Gaza tengah sibuk menangani seorang anak perempuan yang terluka akibat serangan Israel pada 22 Juli lalu.
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Hamas menembaki Israel di wilayah selatan usai menolak perpanjangan gencatan senjata 12 jam. Sementara itu, tulis Bloomberg pada Mingu (27/7/2014), Israel setuju untuk memperpanjang gencatan senjata 12 jam.

PBB sebelumnya meminta Israel menyetujui gencatan senjata 24 jam. Alasan PBB, masa tanpa baku tembak itu akan digunakan untuk bantuan kemanusiaan di Gaza. "Kabinet Israel menyetujui tambahan empat jam sebagai tahap pertama,"kata pernyataan Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Liberman.

Sementara itu, Juru Bicara Hamas Sami Abu Zuhri mengataka kalau faksi Palestina itu justru menolak perpanjangan gencatan senjata. Terkait tembakan dari arah Hamas, Israel tidak melakukan serangan udara balasan.

Israel menghitung ada tiga serangan roket dari Gaza yang menghantam selatan Israel usai gencatan senjata 12 jam. Ketiga roket itu jatuh di tempat terbuka sehingga tidak menimbulkan korban.

Perpanjangan gencatan senjata hingga tengah malam waktu Israel terjadi usai para pemimpin dunia berkumpul di Paris demi mencari solusi dan mengakhiri serangan Israel ke Gaza. Catatan menunjukkan, jumlah korban tewas warga Palestina di Gaza sudah mencapai seribu lebih.  

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X