Kompas.com - 22/07/2014, 08:18 WIB
Seluruh 15 anggota Dewan Keamanan PBB secara bulat menerima resolusi yang diusulkan Australia. APSeluruh 15 anggota Dewan Keamanan PBB secara bulat menerima resolusi yang diusulkan Australia.
EditorEgidius Patnistik
NEW YORK, KOMPAS.COM - Dewan Keamanan PBB mengesahkan sebuah resolusi yang menuntut akses ke lokasi kecelakaan pesawat Malaysia Airlines yang jatuh di kawasan yang dikuasai pemberontak di Ukraina.

Selain meminta akses ke lokasi di Ukraina timur, resolusi mendesak diakhirinya kegiatan militer di sekitar wilayah tersebut.

Seluruh 15 anggota Dewan Kemanan secara bulat menerima usulan yang diajukan oleh Australia.

Keputusan dicapai setelah dilangsungkannya perundingan pada akhir pekan untuk mengatasi keberatan Rusia atas usulan itu, termasuk pembicaraan telepon antara Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Peradana Menteri Australia, Tony Abbot.

Resolusi juga menyerukan penyelidikan internasional yang menyeluruh dan mandiri atas  jatuhnya pesawat MH17 yang membawa 298 orang tersebut.

Sebelumnya kelompok pemberontak pro-Rusia sudah memberikan izin untuk membawa jenazah korban dibawa ke kota Kharkiv dan diseraakan kepada para ahli internasional.

Negara-negara Barat menuding kelompok pemberontak menembak jatuh pesawat Malaysia Airlines itu dengan menggunakan rudal yang berasal dari Rusia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah Moskwa sudah membantah tuduhan bahwa mereka memberi senjata kepada kelompok pemberontak di Ukraina timur.

Kementrian Pertahanan Rusia juga menyebutkan bawah satu pesawat militer Ukraina terbang dalam jangkauan tembak ke Malaysia Airlines sebelum pesawat itu jatuh.

Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, membantah tuduhan itu dengan mengatakan kepada stasiun CNN bahwa semua pesawat Ukraina berada di darat saat MH17 ditembak jatuh.

Dalam perkembangan lain, jaksa penutut umum di Belanda sudah memulai penyelidikan kejahatan perang atas jatuhnya pesawat yang sedang dalam perjalanan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X