Obama: Kami Usahakan Percepatan Gencatan Senjata Israel-Hamas

Kompas.com - 21/07/2014, 23:00 WIB
Presiden AS Barack Obama. APPresiden AS Barack Obama.
EditorErvan Hardoko
WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Presiden AS Barack Obama dalam pidatonya di Gedung Putih, Senin (21/7/2014), menyatakan sudah mengirim Menteri Luar Negeri John Kerry ke Timur Tengah untuk menyelesaikan kekerasan yang berlangsung di Jalur Gaza.

"Saya sudah instruksikan agar Menlu Kerry mengusahakan percepatan penghentian kekerasan berdasarkan kesepakatan gencatan senjata November 2012 antara Hamas dan Israel," kata Obama.

Obama menambahkan, pekerjaan menyelesaikan kekerasan ini tidak akan mudah. Namun, Menlu Kerry akan melakukan apa pun untuk memfasilitasi penghentian kekerasan agar tidak ada lagi warga sipil kehilangan nyawa.

Lebih lanjut Obama menegaskan, Pemerintah AS menyesali jatuhnya korban jiwa di kalangan warga sipil baik di Jalur Gaza maupun Israel. Dengan demikian, lanjut Obama, dunia internasional harus fokus untuk mempercepat gencatan senjata antara Israel dan Jalur Gaza.

Meski demikian, Obama kembali menegaskan bahwa Israel memiliki hak untuk mempertahankan diri dari serangan roket dan infiltrasi dari terowongan-terowongan yang berasal dari Jalur Gaza.

"Sebagai akibatnya, Israel menggelar operasi militer yang sejauh ini sudah berhasil menghancurkan infrastruktur Hamas," ujar Obama.

Operasi militer "Protective Edge" yang digelar Israel untuk menghentikan serangan roket Hamas dari Jalur Gaza sudah berlangsung 14 hari. Sejauh ini lebih dari 500 warga Gaza tewas dan 1.300 orang terluka. Sementara di pihak Israel, 20 orang tewas yang sebagian besar adalah personel angkatan darat.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X