Kompas.com - 18/07/2014, 19:30 WIB
Unit-unit infantri Israel dikerahkan ke perbatasan dengan Jalur Gaza untuk mendukung serangan darat terhadap wilayah Palestina itu. MENAHEM KAHANA / AFPUnit-unit infantri Israel dikerahkan ke perbatasan dengan Jalur Gaza untuk mendukung serangan darat terhadap wilayah Palestina itu.
EditorErvan Hardoko
GAZA CITY, KOMPAS.com — Pemerintah Israel, Jumat (18/7/2014), mengancam akan memperluas serangan darat di Gaza untuk menghancurkan jaringan terowongan antar-perbatasan milik Hamas.

Meski diserang dari darat, laut, dan udara yang mengakibatkan kepanikan warga sipil, kelompok Hamas yang menguasai Gaza bersikukuh tidak akan menyerah dan memperingatkan Israel akan membayar mahal akibat serangan darat ini.

"PM Benyamin Netanyahu membunuh anak-anak kami dan dia akan membayar mahal untuk apa yang sudah dilakukannya. Kami tidak takut," kata juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri.

Abu Zuhri menambahkan, Israel yang kembali melancarkan serangan darat untuk pertama kali sejak lima tahun lalu akan "tenggelam di rawa-rawa" Gaza.

Di saat rakyat Gaza dirundung ketakutan, PM Benyamin Netanyahu justru menyatakan operasi militer bisa diperluas jangkauannya meski dunia internasional menyerukan penarikan mundur pasukan Israel dan menghentikan kekerasan.

"Perintah saya dan para panglima militer adalah mempersiapkan pasukan untuk kemungkinan memperluas serangan darat," kata Netanyahu dalam sebuah rapat kabinet khusus di Tel Aviv.

Pada Jumat pagi, Pemerintah Israel menyetujui pemanggilan 18.000 prajurit cadangan baru. Dengan pemanggilan ini maka Israel memiliki 65.000 personel militer yang siap digerakkan menuju Gaza.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.