Kompas.com - 17/07/2014, 21:53 WIB
Warga Gaza mengungsi di sekolah-sekolah PBB untuk menghindari serangan udara Israel. Sebanyak 22.000 pengungsi kini memadati sekolah-sekolah PBB di wilayah Palestina itu. MAHMUD HAMS / AFPWarga Gaza mengungsi di sekolah-sekolah PBB untuk menghindari serangan udara Israel. Sebanyak 22.000 pengungsi kini memadati sekolah-sekolah PBB di wilayah Palestina itu.
EditorErvan Hardoko
JERUSALEM, KOMPAS.com — Badan PBB untuk urusan pengungsi Palestina (UNRWA), Kamis (17/7/2014), mengatakan, sedang melakukan penyelidikan setelah menemukan 20 buah roket yang disembunyikan di dalam sebuah sekolah PBB di Jalur Gaza.

UNRWA mengecam insiden itu sebagai sebuah "pelanggaran terang-terangan" hukum internasional.

"Kemarin (Rabu), dalam inspeksi rutin, UNRWA menemukan setidaknya 20 buah roket yang disembunyikan di sebuah sekolah PBB di jalur Gaza," demikian pernyataan UNRWA.

"UNRWA mengecam keras kelompok yang bertanggung jawab yang menempatkan persenjataan ini di salah satu instalasi kami," tambah pernyataan itu.

Lebih jauh, UNRWA mengatakan, ini adalah insiden penemuan senjata di bangunan sekolah yang pertama, tetapi organisasi ini menegaskan bahwa tindakan itu membahayakan warga sipil termasuk staf UNRWA.

Dalam pernyataan itu UNRWA mengatakan telah memberi informasi kepada "pihak terkait" dan sudah berhasil memindahkan benda-benda berbahaya tersebut.

Sebanyak 22.000 warga Gaza yang mengungsi menghindari serangan udara Israel berlindung di berbagai gedung sekolah yang dikelola PBB. Namun, sekolah tempat ditemukannya roket-roket itu tidak digunakan untuk mengungsi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Israel sebelumnya pernah menuding Hamas dan kelompok-kelompok militan lain di Jalur Gaza menggunakan fasilitas sipil untuk menyimpan dan meluncurkan roket, termasuk roket-roket yang diluncurkan sebelum dan sepanjang konflik bersenjata dengan Israel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.