Kompas.com - 17/07/2014, 08:54 WIB
Israel setuju menghentikan serangan di Gaza selama 5 jam hari Kamis (17/7), sementara korban tewas mencapai 213 orang. APIsrael setuju menghentikan serangan di Gaza selama 5 jam hari Kamis (17/7), sementara korban tewas mencapai 213 orang.
EditorEgidius Patnistik
YERUSALEM, KOMPAS.COM - Israel menyetujui permintaan PBB untuk melakukan gencatan senjata sementara di Gaza hari Kamis (17/7).

Gencatan itu akan berlangsung lima jam untuk memberi kesempatan bagi warga Palestina memasok barang-barang kebutuhan pokok mereka, kata militer Israel. Tetapi Israel memperingatkan mereka akan bertindak jika militan menyerang selama gencatan tersebut.

Para pejabat Palestina mengatakan jumlah korban tewas sejak Israel memulai ofensif minggu lalu telah mencapai 213 orang. Empat anak tewas akibat serangan udara ketika bermain di pantai dekat Kota Gaza.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya akan terus melakukan semua yang diperlukan demi melindungi rakyatnya dari serangan roket Hamas dan militan-militan lain. Ia menuduh Hamas melakukan kejahatan perang karena menarget warga Israel dan menggunakan warga sipil Palestina sebagai tameng manusia.

Di Washington, Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengatakan Amerika melakukan semua hal dalam wewenangnya guna menghentikan konflik tersebut.

Gencatan senjata yang dimediasi Mesir hari Selasa hanya berlangsung beberapa jam setelah militan Hamas menembakkan roket ke Israel, sehingga memicu balasan dari militer Israel

Rakyat Palestina menuntut agar Israel mencabut blokade yang sudah lama atas Jalur Gaza, yang dikuasai Hamas. Israel menganggap Hamas sebagai organisasi teroris dan marah karena kelompok Fatah yang moderat di Jalur Gaza malah membentuk pemerintahan bersama Hamas.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.